Korban Juga Harus Merelakan Sejumlah Barang Berharganya Seperti Sertifikat Tanah dan Rumah, Perhiasan, Serta BPKB Kendaraan Digasak Oleh Pencuri Tersebut.
- Wahyu
- Sabtu, 08 Juni 2019 - 11:34 WIB
WowKeren - Nasib Budianto memang sedang tidak mujur. Rumahnya yang ditinggalkan saat Mudik Lebaran 2019 ini rupanya menjadi target maling rumah kosong. Maling membobol masuk rumahnya yang terletak di Pancoranmas, Depok dan menggasak sejumlah harta yang dimilikinya. Uang tunai senilai Rp 1,2 miliar hingga 9 sertifikat rumah dan tanah raib.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Depok Kompol Dedi Kurniawan menuturkan kronologi kejadian tersebut. Budianto dan keluarganya disebut pulang ke Ciamis, Jawa Barat pada Senin (3/6). Rumah saat itu hanya dihuni oleh kakak korban, Alex dan ibu korban, Waningsin.
"Selanjutnya pada hari Kamis, tanggal 5 Juni 2019, kakak dan ibu kandung korban pergi ke Tegal," imbuh Dedi melalui keterangannya, Jumat (7/6). "Dan rumah dalam keadaan terkunci."
Budianto sendiri baru kembali ke rumah pada Sabtu (8/6) pukul 03.00 WIB dini hari. Ia lalu memperoleh laporan dari Ketua RW, Haidar, bahwa pintu rumahnya terbuka.
"Selanjutnya setelah korban datang, kemudian masuk ke dalam rumah, keadaan rumah sudah berantakan dan brankas tempat penyimpanan barang berharga sudah tidak ada," jelas Dedi, dilansir dari laman DetikNews, Sabtu (8/6). "Yang selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Dedi juga menyebutkan barang-barang berharga yang telah raib itu. Antara lain 9 sertifikat rumah dan tanah, 2 BPKB mobil, 3 BPKB sepeda motor, 2 laptop, dan uang tunai Rp 1,2 miliar. Tak hanya itu, korban juga harus merelakan 8 buku tabungan, 2 kotak perhiasan, 3 unit ponsel, 21 jam tangan, 2 pasang sepatu, 4 kartu BPJS, 2 buah kartu pegawai, dan 1 buah kartu istri miliknya.
Sampai berita ini diturunkan, Tim Polres Depok diketahui sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pencurian itu. Pelaku juga sedang dalam perburuan oleh polisi. "Terlapor masih dalam penyelidikan," pungkas Dedi.
Berita ini pun menuai komentar warganet. Dilansir dari akun Twitter @detikcom yang menayangkan cuplikan berita ini, sejumlah warganet justru menyoroti banyaknya pundi-pundi harta yang dimiliki korban. Bahkan ada warganet yang membandingkan aksi maling itu dengan tokoh fiksi Robin Hood atau aksi OTT KPK.
"Mgkin warisan atau dana hibah...," ujar @angger***. "Brusaha postink, msih lebaran. Huhu.."
"biasanya kalo dirumah nyimpennya segitu, di bank lebih banyak lagi," tulis @makLambe***.
"semoga malingnya pro rakyat .. kayak robin hut getuu," imbuh @galongku***. "Semacam OTT KPK ya," kata @bamfhu***.
(wk/wahy)