Polisi Amankan Pencuri Senpi Brimob Saat Kerusuhan 22 Mei
AFP/Bay Ismoyo
Nasional
Aksi Massa 22 Mei 2019

Sang pencuri dengan sengaja melakukan aksi bejatnya di tengah kerusuhan demi mengelabui mata para saksi. Sayangnya insiden tersebut justru terekam dalam kamera CCTV.

WowKeren - Polisi terus melakukan upaya "pembersihan" atas kasus kerusuhan 22 Mei lalu. Termutakhir, aparat yang dipimpin Jenderal Pol Tito Karnavian itu dikabarkan berhasil menangkap Supriatna Jaelani alias Vianz Jinkz (29), pelaku pencurian senjata api milik anggota Brigade Mobil (Brimob) Polri. Pencurian ini dilakukan saat kerusuhan di Slipi, Jakarta Barat.

"Vianz merupakan pelaku yang memecahkan kaca mobil Brimob dan mencuri tas yang berisikan senpi Glock 17," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (12/6). "Juga mencuri tas merk Tumi dari mobil Brimob di Slipi, Jakarta Barat saat kerusuhan tanggal 22 Mei 2019."


Vianz sengaja merusak mobil Brimob sekaligus mencuri muatan di dalamnya di tengah kerusuhan. Naasnya insiden tersebut terekam kamera CCTV sehingga polisi tidak kesulitan dalam mengungkap sosok pelaku.

"Pelaku mengakui bahwa benar sesuai CCTV pelaku mengambil tas yang berisi uang Rp 50 juta, STNK (sepeda) motor, kartu ATM, kartu anggota, dan senjata api dari mobil Brimob yang telah dirusak pelaku dan massa," ungkap Argo, dilansir dari DetikNews, Rabu (12/6).

Polisi meringkus Vianz di Perumahan Cahaya Darusalam Blok B2 Nomer 50, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 11 Juni 2019 pukul 04.00 WIB. Di situ polisi juga menemukan senjata api Brimob yang sudah diambil Vianz. Namun Vianz disebut sudah membakar sejumlah barang bukti lain demi menghilangkan jejak.

"Untuk barang bukti tas, kartu ATM, dan kartu anggota dibakar untuk menghilangkan barang bukti," tutur Argo.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang Undang-Undang Darurat. Polisi juga mengenakan Pasal 363 KUHP serta Pasal 170 KUHP terhadap pelaku.

Sementara itu, berbagai penyelidikan terus dikembangkan aparat untuk mengusut kasus kerusuhan yang sempat menjadi perhatian warga dunia itu. Salah satu yang terbaru adalah mencuatnya kembali nama Tim Mawar. Tim yang eksis pada masa-masa akhir orde baru ini diduga terlibat dalam kerusuhan 22 Mei.

You can share this post!

Related Posts
Loading...