Istri yang Digadaikan Suaminya Senilai Rp250 Juta Ngaku Senang Tinggal di Rumah Pria Pemberi Utang
Nasional

Seorang pria asal Lumajang tega menjadikan istrinya sendiri sebagai jaminan utang sebesar Rp250 juta. Namun sayangnya, hal ini justru berujung pada pembunuhan salah sasaran.

WowKeren - Seorang pria asal Lumajang, Jawa Timur, menggadaikan istrinya sendiri senilai Rp250 juta kepada tetangganya. Tak hanya itu, pria bernama Hori tersebut juga merencanakan pembunuhan kepada sang pemberi utang, Hartono, yang justru berujung pada pembacokan salah sasaran.

Dalam pemeriksaan polisi, istri Hori yang bernama Lasmini pun mengungkap sejumlah fakta tentang suaminya. Di depan Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban, Lasmini mengaku bahwa pria yang menggadaikannya itu gemar berjudi sabung ayam.


Hori juga disebut Lasmini sering marah dan kalap saat kalah, apalagi saat diingatkan. Akhirnya, Lasmini harus menanggung beban dan rela digadaikan kepada Hartono sebagai jaminan utang.

"Awalnya pinjam uang Rp120 juta, dibuat judi terus sama dia (Hori)," ungkap Lasmini di Mapolres Lumajang dilansir suara.com, Jumat (14/6). "Saya pernah ingatkan, tapi marah dan main pukul."

Menurut Lasmini, Hori awalnya menyuruhnya untuk meminjam uang kepada Hartono dengan mengaku sebagai wanita lain. Namun setelah identitas Lasmini sebagai istri Hori ketahuan, wanita tersebut dijadikan jaminan utang kepada Hartono. Namun, Lasmini justru mengaku merasa senang bisa tinggal bersama Hartono.

"Jujur pak, saya senang tinggal bersama Hartono," ungkap Lasmini. "Dia (Hori) kasar dan mau menang sendiri, tidak mau diatur."

Menurut AKBP Arsal sang Kapolres, pengakuan pasangan suami istri ini berbeda satu sama lain. Hori mengaku bahwa uang hasil pinjaman tersebut digunakannya untuk bisnis tambak udang.

"Kita mendapat temuan baru, seperti gadai istri oleh Hori sebagai dalih pembenaran aksi pembunuhan," tutur AKBP Arsal. "Kita dalami terus di balik kasus pembunuhan ini."

Di sisi lain, kasus pembunuhan salah sasaran itu bermula dari Hartono yang menolak Hori untuk menebus sang istri dengan sebidang tanah. Hartono bersedia mengembalikan Lasmini kepada Hori apabila ditebus menggunakan uang juga. Hori yang emosi pun mencari Hartono sambil membawa parang.

Dalam perjalanan, Hori bertemu dengan orang lain yang disangkanya sebagai Hartono. Usai menyerang orang lain yang ternyata bernama Muhammad Toha itu, Hori pun kaget karena dia salah sasaran. Polisi pun langsung menangkap Hori usai mendapatkan laporan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...