Gus Miftah mengungkapkan penjelasannya tentang 'wajah Islam' yang dapat diterima oleh Deddy Cobuzier sehingga membuat host 'Hitam Putih' itu semakin mantap ingin menjadi mualaf.
- Raysa Septi Anggraini
- Kamis, 20 Juni 2019 - 03:53 WIB
WowKeren - Kabar Deddy Corbuzier ingin pindah keyakinan menjadi seorang mualaf tengah hangat diperbincangkan publik. Rencananya, Deddy akan mengucapkan dua kalimat syahadat untuk masuk Islam pada 21 Juni mendatang.
Keputusan Deddy untuk menjadi mualaf ini mengundang pro dan kontra di kalangan netizen. Apalagi Deddy sempat berencana untuk menyiarkan prosesnya menjadi mualaf tersebut di acaranya, "Hitam Putih".
Namun belakangan Gus Miftah, ustaz yang selama ini membimbing Deddy, mengungkapkan bahwa proses tersebut batal ditayangkan di acara televisi. Menurut Gus Miftah mereka membatalkannya karena tak ingin acara "Hitam Putih" mendapat teguran dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).
Sementara itu alasan dibalik mantapnya keputusan Deddy untuk berpindah keyakinan tentu mengundang rasa penasaran publik. Gus Miftah pun menjelaskan tentang bagaimana proses Deddy menjadi semakin mantap sehingga ingin masuk Islam.
Sahabat Deddy ini menuturkan bahwa ia sempat menjelaskan tentang "wajah Islam". Penjelasan Gus Miftah ini rupanya bisa diterima oleh Deddy sehingga semakin memantapkan niatnya.
"Karena saya kan bilang Islam itu wajahnya seperti apa tergantung pintu masuknya di apa," ujar Gus Miftah pada Rabu (19/6), seperti dilansir dari Liputan6. "Kalau pintu masuknya itu keras ya Islam akan jadi Islam yang keras."
"Kalau pintu masuknya Islam yang marah-marah jadinya Islam yang marah-marah," tambahnya. "Tapi sebaliknya kalau pintu masuknya Islam yang ramah jadinya yang ramah."
Selain itu pemimpin pondok pesantren di Sleman, Yogyakarta, ini juga memberikan wejangan untuk Deddy sebelum benar-benar memeluk agama Islam. Gus Miftah memberi nasehat pada Deddy agar tetap tegar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Gus Miftah menilai Deddy pasti akan mendapat banyak cobaan menjelang keputusannya menjadi mualaf.
"Saya bilang kalau orang mau masuk Islam pasti banyak ujian," tutur Gus Miftah. "Kamu harus sabar dan kamu harus yakin bahwa Tuhan itu tidak akan pernah memberikan ujian kepada hambanya melebihi batas kemampuannya."
Menurut kabar yang beredar, Gus Miftah mempertimbangkan untuk membimbing proses mualaf Deddy di pondok pesantrennya, di Sleman, Yogyakarta. Sebelumnya, Gus Miftah juga mengaku diminta secara langsung oleh Deddy untuk membimbingnya mengucapkan dua kalimat syahadat.
(wk/rays)