Terbakar Hingga Tewaskan 30 Orang Termasuk Anak-Anak, Polisi Periksa Izin Pabrik Korek di Langkat
Nasional

Polisi akan segera memeriksa perizinan semua pabrik korek api di Langkat untuk memastikan keselamatan para pekerjanya sehingga kejadian seperti ini tak terulang lagi untuk ke depannya.

WowKeren - Sebuah pabrik korek api yang ada di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara meledak dan terbakar pada Jumat (21/6) siang. Insiden tersebut menewaskan 30 orang, beberapa di antaranya masih anak-anak.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. Hal tersebut dilakukan dengan mencari tahu pihak mana saja yang harus bertanggung jawab atas kejadian nahas itu. "Kita akan usut tuntas kasus kebakaran tersebut," kata Agus dilansir dari Antara, Sabtu (22/6).

Agus prihatin dengan banyaknya jumlah korban yang tewas. Semua korban meninggal dalam kondisi hangus. Saat ini, pihak kepolisian akan meminta hasil forensik yang dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).


"Korban yang terdiri dari 24 orang dewasa, dan enam orang anak-anak. Semuanya dalam kondisi hangus," ujar Agus. "Kita akan minta nanti pemeriksaan forensik melalui DVI kepolisian untuk mengetahui korban."

Sementara itu, Kapolsek Binjai AKP Binsar Naibaho mengatakan bahwa lokasi pabrik korek api yang terbakar merupakan sebuah rumah. Kondisi rumah tersebut tertutup sehingga orang di luar tidak bisa melihat aktivitas di dalamnya. "Keadaan rumah dikunci, jendela depan rumah di tutup, dicor (dibeton). Jadi kita tidak bisa lihat apa kegiatan di dalam," kata Binsar, Jumat (21/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Indra Salahuddin mengatakan bahwa Pemkab Langkat akan segera memeriksa izin pabrik korek api. Tak hanya pabrik yang terbakar tersebut, namun juga semua yang ada di Langkat. Hal itu dilakukan untuk memastikan keselamatan para pekerja yang ada di sana sehingga kejadian nahas seperti itu tak terulang lagi ke depannya.

"Secepatnya, Pemkab Langkat akan melakukan pemeriksaan izin perusahaan," kata Indra masih dilansir dari Antara. "Bukan saja terhadap pabrik ini, melainkan semua pabrik yang ada di Langkat. Agar peristiwa yang sangat memilukan ini tidak terulang lagi."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait