Netter yang di media sosial Twitter membenarkan getaran gempa yang terasa hingga daerah mereka. Tak sedikit pula yang berdoa agar tidak ada korban jiwa pada kejadian ini.
- Nur Islamiyah
- Senin, 24 Juni 2019 - 13:23 WIB
WowKeren - Gempa mengguncang Maluku Barat Daya pagi ini sekitar pukul 09.53 WIB. Menurut BMKG, gempa yang tadinya 7,7 magnitudo dimuktahirkan menjadi 7,4 magnitudo.
"Pukul 09.53 WIB, wilayah Laut Banda diguncang gempa bumi tektonik," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono. "Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=7,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=7,4."
Rahmat menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Laut Banda. Hasil analisisnya menunjukkan bahwa mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip fault).
"Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Saumlaki V MMI, Tual III-IV MMI, Subawa dan Sorong III MMI, Dobo, Alor, Fak-Fak dan Kupang II-III MMI, Manokwari, Bima, Dompu, Banda, Waingapu, Ambon, Bula, Nabire, Merauke, Denpasar, dan Puncak Jaya II MMI," katanya.
Dalam situs BMKG disebutkan, V MMI berarti, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk. "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," lanjutnya.
Sementara itu, netter yang di media sosial Twitter membenarkan getaran gempa yang terasa hingga daerah mereka. Tak sedikit pula yang berdoa agar tidak ada korban jiwa pada kejadian ini.
"Terasa sampai di ntt kupang bagian timur," tutur akun @Pr1841788*****. "Sampai Denpasar," kata @seny****. "Terasa sampai kupang, smoga smua aman," tambah akun @none****.
"Semoga sodara sodara ku yang disana dilindungi Allah aamiin," ujar akun @ininovi****. "Semoga tidak ada korban jiwa," tulis akun @Frandi*****." Saya kira pusing, ternyata iya," lanjut akun @brownflow****.
(wk/nris)