11 Anak Tangerang Diamankan Pasca Diduga Hendak Ikut Aksi di MK
Nasional

Polisi diketahui menggencarkan razia untuk menyekat gelombang massa dari berbagai daerah yang hendak masuk ke DKI Jakarta demi mengikuti gelaran aksi mengawal sidang putusan di MK.

WowKeren - Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyekatan terhadap massa yang akan mengikuti aksi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Sebanyak sebelas anak diamankan aparat di Jalan Daan Mogot, Batucepet, Kota Tangerang karena diduga hendak mengikuti aksi di MK.

"Mereka di bawah umur," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim dalam keterangannya, Kamis (27/6). "Ada yang sekolah di SMP, ada juga yang pesantren di ponpes tertentu."

Kesebelas anak tersebut diamankan pada Rabu (26/6) sore. Langkah penyekatan massa ini merupakan bagian dari rencana pengamanan sidang putusan MK hari ini, yakni melakukan razia untuk mencegah gelombang massa dari daerah lain memasuki Ibu Kota.

"Dalam penyekatan tersebut dilakukan penyetopan terhadap kendaraan truk yang menuju arah Jakarta," kata Abdul, dilansir dari laman Detik News. "Di dalamnya terdapat beberapa orang."

Ketika truk itu diperiksa, polisi pun menemukan sejumlah penumpang. Dari hasil pemeriksaan lantas diketahui penumpang-penumpang tersebut masih anak-anak berstatus pelajar.


"Kami data anak-anak ini," tuturnya. "Ada satu orang yang dewasa berinisial D. Pengakuannya dia yang mengajak anak-anak ini ke Jakarta."

Kepada polisi, anak-anak ini mengaku hendak mengikuti halalbihalal akbar di depan MK. Mereka bersarung dan berpeci serta membawa bendera dengan tulisan "Para Pecinta Habib".

Untuk diketahui, massa dengan atribut seperti anak-anak ini sebelumnya sudah berkumpul di sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Monas, Jakarta Pusat. Bahkan beberapa di antara mereka sudah menggelar aksi pada Rabu (26/6) kemarin. Mereka menyanyikan lagu yang menuntut pembebasan Habib Bahar bin Smith serta pemulangan Habib Rizieq Shihab.

"Menurut keterangan D, mereka berangkat dari titik kumpul sekitar pukul 16.00 WIB depan Perum Taman Aster Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang," katanya. "(Mereka berangkat) dengan cara nebeng atau menumpang menggunakan truk yang mengarah ke Jakarta."

Abdul pun menyesalkan terlibatnya anak-anak dalam aksi di MK. Selain belum cukup umur, anak-anak tersebut juga tidak dibekali uang dan perbekalan yang cukup. "Kami masih mendalami siapa koordinatornya," pungkas Abdul.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait