PDIP Soal Jokowi Tegur Sejumlah Menteri: Mungkin Itu Kode
Nasional

Dalam Sidang Kabinet yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Joko Widodo menegur empat menteri Kabinet Kerja yang menurutnya belum memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi belum lama ini memberikan teguran kepada sejumlah menteri di Kabinet Kerja. Teguran itu disampaikan olehnya secara langsung saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor belum lama ini.

Teguran ini pun menuai beragam komentar dari masyarakat. Tak sedikit pihak yang mengaitkan teguran itu dengan isu perombakan kabinet. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga turut memberikan komentar.

Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengartikan teguran tersebut sebagai kode. "Mungkin saja sebagai kode kalau kita membacanya," kata Masinton di Jakarta, Selasa (9/7).

Kode yang dimaksud di sini bisa jadi pertanda bahwa para menteri tersebut tidak akan diikutkan lagi ke Kabinet Kerja periode selanjutnya. Hal tersebut merujuk ke kejadian serupa di era pemerintahan Presiden Soeharto. Menteri yang mendapat teguran langsung dari Soeharto kala itu tidak dimasukkan lagi ke dalam susunan kabinet selanjutnya.


"Tapi beberapa presiden sebelumnya dari zaman Pak Harto juga gitu kan," lanjut Masinton. "Menteri yang ditegur presiden di masa akhir biasanya tidak diikutkan dalam kabinet selanjutnya."

Meski demikian, ia tidak tahu pasti apa maksud dibalik teguran Jokowi kali ini. "Tapi saya enggak tahu ini. Apakah preseden itu masih berlanjut atau tidak," imbuh Masinton singkat.

Sebelumnya, Jokowi menegur empat menteri dalam Sidang Kabinet yang digelar pada Senin (8/7) terkait perkembangan sejumlah bidang. Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil.

"Hati-hati di migas pak menteri ESDM yang berkaitan dengan ini," kata Jokowi. "Bu menteri BUMN yang berkaitan dengan ini, karena yang paling banyak ada di situ."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait