Driver Ojol Protes Dianggap Binatang Karena Toilet Dipisah, Ini Penjelasan Puri Indah Mall
Nasional

Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat, menerima sejumlah protes dari para pengemudi ojek online usai tanda bertuliskan 'ojol' terpasang di depan toilet yang terpisah dari toilet pengunjung.

WowKeren - Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat, yang memisahkan toilet pengunjung dengan toilet pengemudi ojek online (ojol) menerima sejumlah protes. Para pengemudi ojol menilai kebijakan tersebut bersikap diskriminatif dan merendahkan profesi mereka.

Salah seorang pengemudi ojol yang biasa mangkal di sekitar mal tersebut, Rizal, mengaku merasa sangat kecewa. Rizal menyebut selama berprofesi sebagai pengemudi ojol sejak 2015 silam, dirinya baru kali ini menemui mal yang membedakan fasilitas toilet untuk pengunjung dan ojek online.


Rizal bahkan menilai bahwa pengemudi ojol dianggap sebagai hewan oleh pengelola Puri Indah Mall. "Jangan kaya begitulah, dibeda-bedakan. Kami kan manusia juga, sama lah, enggak usah dibeda-bedakan, kayak kami binatang saja, kasarnya begitu," tutur Rizal di sekitar Puri Indah Mall, dilansir Suara, Rabu (17/7).

Hal senada juga diungkapkan oleh pengemudi ojol lain bernama Yohanes. Pengemudi ojol tersebut menilai bahwa pihaknya selama ini turut membantu penjualan restoran-restoran di dalam Puri Indah Mall.

"Seandainya ojek online digituin, kalau nanti seandainya enggak ada yang mau ngambil orderan restoran di dalam mal itu bagaimana? Respons manajemen mal itu bagaimana? Enggak mikir sampai segitunya mungkin, karena mungkin dilihatnya, ah ojek online disingkirkan toiletnya," ujar Yohanes. "Jadi manajemen itu harus tahu kalau ojek online ke dalam itu untuk berbelanja. Artinya, kami ini juga pengunjung, wajib dilayani."

Pihak manajemen Puri Indah Mall sendiri akhirnya buka suara terhadap kebijakan ini. Menurut Marketing Communication Puri Indah Mall, Hendri Priatna, plang bertuliskan "ojol" yang dipasang bukan pemisahan fasilitas toilet terhadap pengemudi ojol.

Plang tersebut dipasang untuk memberi alternatif bagi para pengemudi ojol yang ingin menggunakan toilet karyawan. "Jadi pengumuman saja. Di samping fasilitas toilet yang sudah kami miliki, fasilitas toilet khusus karyawan yang bisa digunakan oleh pengemudi ojek online," terang Hendri dilansir Kompas pada Kamis (18/7).

Hendri mengaku pemasangan plang tersebut dilakukan berdasarkan saran pengunjung. Saat itu, pengunjung tersebut mendapati toilet sedang penuh digunakan.

"Sebagai mal, maka kenyamanan pengunjung itu nomor satu," jelas Hendri. "Makanya kita buat imbauan bahwa di sini ada toilet juga yang biasa digunakan oleh karyawan yang bisa juga digunakan oleh ojek online."

Hendri juga mengaku bahwa pihaknya tidak melarang pengemudi ojol menggunakan toilet pengunjung. Tanda toilet "ojol" tersebut juga baru terpasang selama sekitar seminggu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...