Terciduk Main HP Saat Sidang, Begini Penjelasan Hakim PN Surabaya
Nasional

Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Julien Mamahit, mengelak jika dirinya disebut bermain HP sebab hal itu dilakukannya untuk menghilangkan rasa kantuk karena banyaknya perkara yang dipersidangkan.

WowKeren - Seorang hakim di Pengadilan Negeri Surabaya kedapatan sedang asyik menatap layar ponselnya saat sidang berlangsung. Adalah Julien Mamahit, seorang hakim wanita yang mengelak bahwa dirinya bermain HP saat sidang. Ia menegaskan bahwa kala itu sidang sudah selesai digelar.

"Kamu yakin waktu itu ada sidang, sudah selesai," kata Julien di ruang transit hakim di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (17/7). Julien mengaku bahwa hal itu dilakukannya untuk menghilangkan rasa kantuk akibat bekerja dari pagi hingga siang.

"Aku tak ingat, waktu itu kebetulan saya pegang handphone. Kan daripada ngantuk dari pagi sampai siang. Jadi saya harus bagaimana membuat saya nggak ngantuk. Coba kalian dengar, duduk, bisa ngantuk. Saya tidur kalian foto lagi," jelas Julien. "Jadi saya membuat kegiatan-kegiatan supaya saya tidak ngantuk. Manusiawi, saya sudah tua, mau pensiun juga. Jadi saya bukan main-main."

Sepak terjang Julien menjadi hakim di PN Surabaya masih belum genap satu tahun. Ia mengaku bahwa dirinya sengaja membuka HP untuk melihat undang-undang dan informasi terkait sidang. Ia tidak ingin jika aktivitas tersebut dianggap bermain-main semata.


"Dari pada saya ngantuk, saya baca undang-undang, atau lihat sidang berikut apa, atau lihat SIPP," lanjut Julien. "Kalau istilah saya main-main apa yang saya mainkan di HP. Sudah tua-tua begini main HP."

Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) menilai bahwa perbuatan semacam itu tak seharusnya dilakukan Julien. Sebab sebagai seorang hakim, Julien harusnya fokus ke pemeriksaan perkara.

"Memang secara normal bahwa ketika hakim bersidang harusnya fokus ke pemeriksaan perkara, dan penggunaan HP memang tidak patut untuk dilakukan," kata Ketua Komisi Yudisial (KY) Dizar Al Farizi dilansir dari Detik, Kamis (18/7). "Terlebih ada kaitannya dengan pemeriksaan perkara yang sedang dilakukan."

Meski demikian, Dizar enggan berkomentar terkait apakah yang dilakukan oleh Julien merupakan bentuk pelanggaran atau bukan. "Timnya sudah ada, tinggal ketika ada informasi-informasi berkaitan dengan hakim di Pengadilan, nanti salurannya ke tim yang bersangkutan. Karena nanti yang mendalami untuk hal-hal itu dari Jakarta nanti," tambah Dizar.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait