Sebelumnya, Anies mengatakan belum ada pengelolaan sampah di DKI pada kepemimpinan Gubernur sebelum dirinya. Pernyataan ini menanggapi kritik terkait masalah sampah dari Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Bestari Barus.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 03 Agustus 2019 - 20:46 WIB
WowKeren - Masalah sampah di DKI Jakarta kini tengah menjadi perbincangan hangat. Gubernur DKI, Anies Baswedan, sempat mengatakan bahwa pengelolaan sampah sudah menjadi persoalan sejak era sebelumnya.
Pernyataan Anies tersebut lantas ditanggapi oleh mantan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat. Ia menegaskan bahwa konsep fasilitas pengelola sampah terpadu atau intermediate treatment facility (ITF) sudah ada sejak era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan meminta Anies membuka dokumennya.
"Coba ya nanti dibuka dokumennya untuk kita membangun ITF di Sunter zaman Pak Ahok, zaman saya, sudah ditetapkan di sana," tutur Djarot di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/8). "Tapi eksekusinya masih belum. Udah kita tetapkan, udah kita dorong betul untuk mengelola sampah."
Djarot pun menjelaskan bahwa ITF Sunter adalah sebuah program lama. Bahkan, program percepatan proses pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga sudah dimulai pada era Gubernur Joko Widodo.
"ITF Sunter itu program lama dan juga dari Pak Jokowi waktu itu untuk mempercepat proses untuk membangun waste to energy, sampah diolah menjadi energi listrik," terang Djarot. "Sejak Pak Ahok sama saya ITF Sunter ya, tapi eksekusinya masih belum. Harusnya sih cepat."
Selain itu, Djarot juga mengaku bahwa masalah pengelolaan sampah sudah mendapat perhatian khusus dari Pemprov DKI era Ahok. Kala itu, pihaknya telah mencoba untuk mengatur regulasi pembatasan penggunaan kantong plastik.
"Sudah kita tetapkan, kita dorong betul untuk pengurangan sampah," tutur Djarot. "Kemudian pelarangan untuk menggunakan sampah plastik."
Anies lantas diingatkan oleh Djarot agar tak perlu menyalahkan kepemimpinan sebelumnya. "Tantangan ke depan kita selesaikan, kalau di masa lalu ada kekurangan, ya tugas kita tanpa berkeluh kesah, termasuk soal polusi," pungkas Djarot.
Sebelumnya, Anies mengatakan belum ada pengelolaan sampah di DKI pada kepemimpinan Gubernur sebelum dirinya. Pernyataan Anies tersebut menanggapi kritik terkait masalah sampah di Jakarta yang dilontarkan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Bestari Barus.
"Saya sedang mengubah. Sebelum saya bertugas tidak ada pengelolaan ITF," ujar Anies pada akhir Juli 2019 lalu. "Jadi yang dikatakan Pak Bestari mungkin maksudnya nyerang Gubernur sekarang tapi malah justru nyerang Gubernur-Gubernur yang sebelumnya."
(wk/Bert)