50 Ribu Ton Daging Sapi Brasil Akan Masuk RI, Kemendag: Agar Tidak Bergantung Pada Australia
Nasional

Kemendag telah menyiapkan 50 ribu ton daging sapi asal Brasil untuk masuk ke Tanah Air. Hal ini dilakukan agar Indonesia tidak bergantung pada Australia untuk memenuhi konsumsi daging sapi.

WowKeren - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengungkap akan ada 50 ribu ton daging sapi asal Brasil yang akan masuk ke Indonesia. Hal itu disampaikannya setelah meresmikan Indonesia Great Sale di TangCity Mall, Tangerang, Rabu (14/8).

"Yang pasti di dalam rapat koordinasi Menko (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian) sudah ditetapkan impor daging sapi kuotanya sebesar 50.000 ton dari Brasil," ungkap Enggar.

Disebutkan jika jumlah 50 ribu ton tersebut akan diimpor oleh tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni , Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Berdikari. Enggar menyebutkan jika Bulog akan mendapat kuota impor 30.000 ton daging sapi Brasil, PPI sebanyak 10.000 ton, dan Berdikari juga sebanyak 10.000 ton daging sapi Brasil.

"30.000 ton dialokasikan kepada Bulog, 10.000 ton kepada PPI, 10.000 ton ke Berdikari. Ini yang menetapkan rakor. Kita ya impor daging beku lah, kan tiga bulan perjalanan di kapal," jelas Menteri Perdagangan itu.

Terkait hal ini, Enggar sempat menepis bahwa impor daging sapi yang dilakukan ini adalah alasan untuk menghindari kewajiban impor daging ayam dari Brasil. Ia mengklaim jika wacana impor daging sapi tersebut sudah lama dilakukan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada Australia untuk memenuhi konsumsi daging sapi dalam negeri.


"Enggak, itu udah dari awal. Brasil yang minta dan bagus saja supaya kita jangan dari satu negaralah. Kalau kita hanya tergantung sama Australia nanti kita didikte sama Australia," pungkas Enggar.

Izin impor daging sapi tersebut sudah dikeluarkan Kemendag sejak lama dan akan berlaku hingga akhir tahun 2019. "Izin itu sudah ditetapkan sampai dengan akhir tahun izinnya. Untuk itu saya sudah mengirim surat kepada Menteri BUMN agar memberi penugasan kepada tiga BUMN itu untuk impor," kata Enggar.

Sebelumnya, Indonesia pernah digugat oleh Brasil perihal menolak lakukan impor daging ayam. Sehingga Brasil membawa permasalahan ini ke WTO pada 2014 lalu dan diputuskan memenangi gugatan pada 2017.

Namun karena hingga saat ini Indonesia masih belum juga membuka keran impor ayam untuk Brasil, mereka kembali menyeret masalah ini ke WTO pada Juni lalu. Bahkan Brasil sampai menyelidiki kebijakan Indonesia mengenai impor unggas di negara.

Sebagai informasi impor daging ayam asal Brasil tidak bisa masuk di Indonesia dikarenakan tidak adanya sertifikasi perihal sanitasi internasional serta sertifikat halal.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait