Ini Rincian Kekayaan 5 Pimpinan KPK Terpilih, Hampir Semuanya Lebih Dari 1 Miliar
Nasional

Berikut ini nilai dari kekayaan yang dimiliki oleh pimpinan terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hampir semuanya berjumlah lebih dari 1 miliar rupiah.

WowKeren - Komisi III DPR baru saja mengumumkan lima orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 terpilih. Kelimanya yakni Irjen Pol Firli Bahuri sebagai ketua serta empat orang wakil yakni Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, serta Nurul Gufron.

Pimpinan KPK tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Firli merupakan polisi sedangkan Alex adalah petahana wakil ketua KPK. Selanjutnya, Lili adalah seorang advokat dan mantan komisioner LPSK sedangkan Nawawi adalah seorang hakim dan Nurul adalah akademisi.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mereka berikan, kelimanya hampir memiliki harta kekayaan lebih dari 1 miliar rupiah. Akan tetapi, sebagian mereka juga tidak melaporkan harta kekayaannya dengan tertib.

Dalam pelaporan 29 Maret 2019, sang Pimpinan KPK terpilih yakni Firli Bahuri memiliki delapan tanah dan bangunan senilai Rp 10.443.500.000. Tanah dan bangunan tersebut tersebar di beberapa wilayah Kota Bandar Lampung dan Bekasi. Selain itu, Firli juga memiliki lima kendaraan bermotor senilai Rp 632.500.000. Firli juga tercatat memiliki kas yang berjumlah Rp 7.150.424.386. Jadi, total harta yang dimiliki oleh mantan Deputi Penindakan KPK ini adalah Rp 18.226.424.386.


Selanjutnya, dari pelaporan 27 Februari 2019, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata tercatat memiliki tanah dan bangunan di Tangerang Selatan senilai Rp 3.044.036.000. Selain itu, ia juga memiliki lima kendaraan bermotor senilai Rp 414.500.000. Ia juga memiliki harta bergerak lainnya, surat berharga, dan kas yang totalnya senilai Rp 1.509.609.287. Akan tetapi, ia juga memiliki catatan hutang sebanyak 1 miliar rupiah. jadi, total kekayaan yang ia miliki adalah Rp 3.968.145.287.

Sementara itu, Nawawi Pomolango dalam pelaporan 26 Maret 2019 tercatat memiliki tanah dan bangunan di Bolaang Mongondow Sulawesi Utara senilai Rp 1.250.000.0000. Selai itu, ia juga memiliki mobil, harta bergerak lainnya, kas, dan harta lain sehingga total harta kekayaannya adalah Rp 1.893.800.000.

Kemudian, Nurul Ghufron terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 23 April 2018. Dalam pelaporannya tahun lalu itu, tercatat ia memiliki tanah dan bangunan di Jember senilai Rp 1.165.000.000. Ia juga memiliki kendaraan bermotor senilai Rp 161.000.000. Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya, kas, dan juga hutang sehingga jika dijumlahkan kekayaannya senilai Rp 1.832.777.249.

Wakil Pimpinan KPK yang lain yakni Lili Pintauli Seregar berdasarkan laporannya pada 31 Maret 2019 memiliki total harta Rp 781.000.000. Akan tetapi, di pelaporan sebelumnya pada 28 Maret 2018 ia mencatat bahwa hartanya hanya sekitar 70 juta. Ternyata, saat itu status pelaporan Lili dalam situs KPK belum lengkap. Saat dikonfirmasi soal hartanya tersebut, ia pun mengklarifikasi bahwa total hartanya sekitar Rp 700 juta.

Dari harta kekayaan yang tercatat itu, dapat disimpulkan bahwa Pimpinan KPK terpilih yakni Firli Bahuri memiliki kekayaan terbanyak. Sementara itu, tiga pimpinan KPK lainnya juga memiliki nilai kekayaan di atas satu miliar.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait