Kabar putri bungsu Megawati Soekarnoputri ini akan menduduki jabatan Ketua DPR periode 2019-2024 memang sudah lama berembus. Pasalnya Puan meraih suara terbanyak dalam Pileg 2019.
- Elvariza Opita
- Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:00 WIB
WowKeren - Sebanyak 575 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024 telah dilantik pada Selasa (1/10) pagi. Beberapa nama yang sudah dikenal publik dilantik pada kesempatan tersebut, mulai dari mantan menteri seperti Puan Maharani dan Yasonna Laoly hingga pesohor seperti Mulan Jameela dan Krisdayanti.
Namun hingga kini belum ada sosok yang dipilih untuk menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024. Menanggapi hal tersebut, PDI Perjuangan pun angkat bicara.
Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari, memastikan bahwa Puan lah yang akan ditunjuk sebagai penerus Bambang Soesatyo. Sejumlah alasan pun disampaikan oleh Eva, seperti soal senioritas hingga penghormatan atas jenjang karir Puan.
"Betul (Puan akan menjadi Ketua DPR RI 2019-2024)," ujar Eva kepada awak media, Selasa (1/10). "(Alasannya karena) senioritas. Dia kan pada saat di eksekutif pada posisi yang tidak sekadar menteri. Dia Menko (menteri koordinator) kan."
"Jadi penghormatan. Seperti Yasonna Laoly lah, sudah jadi menteri, balik (ke partai) jadi DPP. Dulu (sebelum jadi menteri) kan belum DPP. Menurutku ini adalah apresiasi berupa penjenjangan karir ya," sambung Eva. "Masak sudah bagus mau ditaruh di sekadar anggota, kan nggak mungkin. Apalagi kita punya jatah di MD3 sebagai Ketua DPR karena pemenang (Pileg)."
Lebih lanjut, menurut Eva, penunjukan Puan sebagai Ketua DPR RI juga merupakan penugasan langsung dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya penunjukan ini sekaligus menjadi tantangan untuk Puan ke depannya.
"Di antara kita, di dalam ya, terutama DPP (sudah setuju)," kata Eva, dilansir dari Detik News. "(Karena) penugasan-penugasan itu kan dari DPP ya."
"Jadi menurutku Mbak Puan diberi tantangan yang lebih tinggi dari Menko, yaitu Ketua DPR," imbuhnya. "DPR kan lembaga kekuasaan ya. Tiga lembaga kekuasaan dalam demokrasi."
Menurutnya semua elite di PDIP sudah di-brief soal penugasan Puan untuk menduduki kursi RI 6. Dan tentu saja semua mendukung keputusan tersebut.
"Aku nggak tahu suratnya, tapi di rapat internal itu briefing kepada kita itu skenarionya seperti itu," pungkasnya. "Bahwa DPP memberikan penugasan baru maka diminta seluruh anggota untuk mendukung kelancaran penugasan ini."
(wk/elva)