Marinir melakukan evakuasi terhadap ratusan mahasiswa yang terjebak dalam bentrokan saat menggelar aksi demonstrasi pada hari Rabu (30/9) di depan Gedung DPR.
- Wahyu
- Selasa, 01 Oktober 2019 - 15:32 WIB
WowKeren - Aksi demonstrasi mahasiswa yang dilakukan pada Senin (30/9) di depan Gedung DPR, Jakarta masih meninggalkan banyak cerita. Satuan Marinir TNI AL contohnya telah melakukan evakuasi ratusan mahasiswa yang terjebak di antara massa perusuh dan aparat keamanan pada aksi demonstrasi tersebut.
Satuan Marinir TNI AL menyebutkan jika pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap 400 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang terjebak di tengah-tengah kerusuhan antara aparat keamanan dengan massa perusuh. Evakuasi ini dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB pada Senin malam kemarin (30/9).
Para mahasiswa diketahui mulai berlindung sejak pukul 22.00 WIB dari amukan massa yang anarkis. Para mahasiswa ini diketahui bersembunyi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI Angkatan Laut, Jakarta Pusat. Berdasarkan data yang telah didapatkan, para mahasiswa ini diketahui berasal dari Universitas Negeri Jakarta, Universitas Muhammadiyah, Universitas Nasional, Universitas Pamulang dan Universitas Padjadjaran.
Informasi terkait terjebaknya mahasiswa dari kerusuhan di RSDM Ladokgi terdengar ke telinga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Hadi Tjahjanto lantas langsung memerintahkan Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) Jakarta Letkol Mar Ahmad Hadi Al-Hasni agar menyiapkan sejumlah kendaraan untuk mengevakuasi mahasiswa ke tempat yang aman.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman menyebutkan jika evakuasi TNI terhadap mahasiswa tersebut membuktikan adanya solidaritas antara aparat keamanan dengan mahasiswa. "Evakuasi terhadap para mahasiswa tersebut merupakan salah satu bukti soliditas TNI-Polri di tingkat bawah," jelas Sus Taibur Rahman melalui siaran pers, Selasa (1/10).
Satuan Marinir TNI AL berusaha mengevakuasi mahasiswa dengan mengerahkan delapan truk. Pihak TNI Letkol Mar Ahmad Hadi Al-Hasni yang ditemani Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan lantas melakukan negosiasi dengan mahasiswa. Setelah negosiasi selesai, para mahasiswa ini diantarkan ke kampus mereka masing-masing dengan menggunakan truk-truk pada pukul 23.00 WIB.
(wk/wahy)