Ashanty Derita Autoimun, Anang Hermansyah Sebut Istrinya Jadi Orang Perfeksionis
WowKeren/Fernando
Selebriti
Ashanty Derita Autoimun

Gejala penyakit autoimun yang saat ini diderita oleh Ashanty rupanya membuat sang suami, Anang Hermansyah merasa bahwa istrinya menjadi orang yang perfeksionis.

WowKeren - Belum lama ini publik dikejutkan dengan kabar soal Ashanty yang didiagnosa dokter mengidap penyakit Autoimun. Lantas, istri Anang Hermansyah tersebut kini sudah berani berbicara soal penyakitnya di hadapan awak media setelah hasil pemeriksaan dokter keluar.

"Waktu itu belum keluar hasil juga, aku nggak mau main cerita, main ngomong tapi belum ada hasil yang akurat,” kata Ashanty saat ditemui WowKeren, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/10). “Jadi karena hasilnya uda keluar, uda 3 hari lalu, jadi aku udah enak ngobrol."


“Jadi penyakit ini tuh aku gak pernah denger dan gak pernah tahu dan gak ada obatnya juga,” papar Ashanty. “Tapi yang gak boleh yang paling parahnya adalah gak boleh stres dan banyak pikiran, memang aku rasain gitu, kalau dikit banyak pikiran langsung gak enak gitu.”

Meski begitu, Ashanty masih bersyukur lantaran autoimun yang dideritanya masih gejala di tahap awal. “Alhamdulillahnya masih di stage awal gejala autoimun, tapi kalau dibiarkan bisa ke stage yang berikutnya, kalau dibiarkan bisa nyerang ke syaraf, ke kulit, aku juga ada inflamasi di usus aku," tutur Ashanty.

Karena sakitnya ini, Ashanty merasakan dirinya sering merasa panik. Bahkan Anang sampai menyebut bahwa istrinya menjadi seorang yang perfeksionis.

“Jadi waktu aku tahu, aku googling bisa sampe 24 jam ya, jadi stres sendiri,” ujar Ashanty. “Jadi harus santai, sekarang itu aku kalau orang rame suka bingung gitu, suka lupa, mudah lelah, terus kalau sesuatu harus begini tiba-tiba begini itu stres, pokoknya harus kayak gini.”

“Perfeksionis,” sahut Anang. Lantas Ashanty menceritakan bahwa ia sudah melakukan berbagai terapi untuk mengobati penyakitnya tersebut.

“Terapinya banyak, jadi ya mulai aku jaga makan, obat tradisional untuk menenangkan karena semua itu kan ada di dalam pikiran kita,” tandas Ashanty. "Kalau kita tenang lebih rileks, dia (penyakit autoimun) nggak bakal bangkit, kayak drop, kayak mati gitu."

You can share this post!

Related Posts
Loading...