Menang Aklamasi, Idham Azis Ditetapkan Sebagai Kapolri Dalam Sidang Paripurna DPR
Nasional
Calon Kapolri Baru

Dalam Sidang Paripurna DPR yang digelar Kamis (31/10), Idham Azis akhirnya resmi terpilih menjadi Kapolri menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang telah dilantik menjadi Mendagri.

WowKeren - Proses pemilihan Kapolri baru telah sampai di garis akhir. Pasalnya pada Kamis (31/10) DPR RI telah menetapkan Komjen Pol Idham Azis sebagai Kapolri dalam Rapat Paripurna. Dengan demikian, Idham hanya tinggal menunggu dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelum disahkan, Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery telah menyampikan hasil laporannya terhadap uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Idham sebagai calon Kapolri. Dari hasil uji tersebut, diketahui seluruh anggota Komisi III telah menyetujui pemberhentian Jenderal (Purn) Tito Karnavian sebagai Kapolri sekaligus menyepakati terpilihnya Idham sebagai Kapolri berikutnya.

"Demikian laporan Komisi III," ujar Herman, Kamis (31/10). "Untuk selanjutnya dapat ditetapkan dalam rapat paripurna DPR RI hari ini."

Usai laporan disampaikan, Ketua DPR RI Puan Maharani pun melanjutkan dengan sidang paripurna. Ia lantas menanyakan persetujuan atas terpilihnya Idham sebagai Kapolri berikutnya kepada 361 anggota DPR RI yang hadir di sidang tersebut.

"Perkenankan saya menanyakan kepada sidang Dewan yang terhormat," kata Puan, dilansir dari laman Suara. "Apakah laporan Komisi III terhadap uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri dapat disetujui?"


Pertanyaan itu pun langsung dijawab dengan persetujuan oleh seluruh anggota dewan yang hadir. Usai disetujui, Puan lantas memperkenalkan Idham di hadapan seluruh peserta sidang.

Terpilihnya Idham sebagai Kapolri rupanya disambut meriah oleh masyarakat. Hal ini terbukti dari meroketnya tagar #ProudofIdhamAzis di lini masa Twitter.

Menang Aklamasi, Idham Azis Ditetapkan Sebagai Kapolri Dalam Sidang Paripurna DPR

Twitter

Sebelumnya diketahui Idham telah terpilih sebagai orang nomor satu di korps bhayangkara secara aklamasi. "Semua fraksi memutuskan aklamasi, aklamasi untuk menyetujui Komjen Idham Azis menjadi Kapolri," tutur Herman, Rabu (30/10).

Dalam uji kepatutan dan kelayakannya, Idham menyodorkan tujuh program prioritas. Ketujuh program itu di antaranya adalah Polri harus mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.

Seperti di antaranya pembinaan karier berbasis meritokrasi, meningkatkan SDM melalui Diklat di luar negeri, serta meningkatkan pemantapan program Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Selain itu Idham juga berkomitmen menangani aksi unjuk rasa dengan menggunakan metode yang lebih humanis. "Dalam unjuk rasa, tak boleh menggunakan peluru, baik peluru karet atau tajam," jelas Idham.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts