Komjen Idham Azis Bakal Dilantik Jokowi Jadi Kapolri Pagi Ini
Nasional
Calon Kapolri Baru

Sebelumnya, DPR RI telah menetapkan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri baru menggantikan Tito Karnavian dalam Sidang Paripurna pada Kamis (31/10). Presiden Jokowi akan melantik Idham pada pagi ini (1/11) sekitar pukul 09.30 WIB.

WowKeren - Komjen Idham Azis telah ditetapkan sebagai Kapolri pengganti Tito Karnavian dalam sidang paripurna pada Kamis (31/10). Presiden Joko Widodo pun akan melantik Kapolri baru tersebut di Istana Negara pagi ini (1/11).

Melansir CNN Indonesia, acara pelantikan Kapolri Idham Azis akan digelar sekitar pukul 09.30 WIB. "Ada (agenda pelantikan) jam 9 pagi ini," tutur Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono.

Dokumen undangan berkop Menteri Sekretariat Negara terkait pelantikan Kapolri juga telah diedarkan. "Mengharap dengan hormat kehadiran Bapak/Ibu/Saudara pada acara pelantikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Masa Jabatan Tahun 2019-2023 oleh Presiden Republik Indonesia," demikian kutipan surat tersebut.


Sebelum ditetapkan sebagai Kapolri baru di sidang Paripurna DPR, Komisi III telah memilih Idham sebagai Kapolri secara aklamasi pada Rabu (30/10). Idham resmi menggantikan jabatan Tito usai mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Terpilihnya Idham sebagai Kapolri ini juga telah ditanggapi oleh penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Diketahui, Novel merupakan korban penyiraman air keras yang hingga kini belum terungkap siapa pelakunya. Kasus Novel pun menjadi PR besar bagi Idham yang kini menjadi orang nomor satu di korps bhayangkara.

Meski jabatan Kapolri kini telah diemban oleh orang baru, Novel tetap pesimis kasusnya dapat terungkap. "Harapan harus punya, harapan cuma kan sekarang kan Pak (Kapolri) Idham kan (sebelumnya) sudah berapa lama jadi Kabareskrim, beliau diam saja. Beliau bukannya enggak tahu harusnya," ujar Novel ketika ditemui awak media di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Pulo Gadung, Jakarta TImur, Kamis (31/10).

Kendati pesimis, Novel tetap mendesak Idham agar bekerja keras untuk mengungkap tuntas kasusnya. "Saya mengatakan bahwa sedikit agak pesimis, sedikit kecewa tapi tetap mendesak kepada Pak Idham tetap punya tanggung jawab sebagai Kapolri untuk mengungkap," ungkapnya, dilansir dari laman Detik News.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts