Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana, menjelaskan bahwa fenomena 'air terjun' tersebut terjadi pada Kamis (21/11) sore.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 22 November 2019 - 14:28 WIB
WowKeren - Masyarakat dibuat heran dengan muculnya "air terjun" dadakan di jalan raya Kalimalang, Bekasi. Air terjun yang dimaksud berasal dari limpasan badan jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu).
Video "air terjun" tersebut lantas viral di media sosial. Salah satu warganet yang membagikan video tersebut adalah akun @JaprakHaes1.
"Ternyata infrastrutur yang dibuat rejim @Jokowi itu hebat ya, bisa membuat Air Terjun Dadakan, hal itu bisa kita lihat di TOL BECAKAYU (Bekasi Cakung Kalimalang)," cuit akun tersebut pada Jumat (22/11). "Bisa menyaingi idenya @aniesbaswedan dan politisi @psi_id bisa pada selfie dengan jaket merahnya."
Menanggapi hal tersebut, pihak Bina Marga pun buka suara. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana, menjelaskan kemungkinan penyebab terjadinya "air terjun" tersebut.
"Jadi ada kemungkinan tersumbat saluran air pembuangan sehingga meluber," tutur Arief dilansir detikcom pada hari ini (22/11). Selain itu, Arief juga menduga bahwa saluran air di jalan tol tersebut tak berfungsi.
Akibatnya, air tumpah ke jalan raya Kalimalang. "Kedua, apakah betul-betul tidak berfungsi saluran air pembuangan," lanjut Arief.
Menurut Arief, fenomena "air terjun" tersebut terjadi pada Kamis (21/11) sore. Lokasinya terletak di sekitar kolong Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Kota Bintang.
Di sisi lain, Kabid Bina Marga BMSDA Kota Bekasi Widayat Subroto mengaku bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi agar kejadian serupa tak terulang. Dinas BMSDA sendiri akan berkoordinasi dengan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku operator Tol Becakayu.
"Kami akan konfirmasi ke KKDM Becakayu sebagai pemilik pengoperasionalannya lah," pungkas Widayat. "Kedua, kami akan melakukan pembersihan secara teratur di saluran air, kalau di Jalan Kalimalang kan kita lakukan secara berkala. Sebelum hujan juga tali-tali (saluran) air sudah di cek, cuma kalau di tol kan itu wilayah operasionalnya tol, kita enggak ke sana."
(wk/Bert)