Diketahui, video salah satu Deputi Anies tersebut diambil dalam diskusi tentang revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) di TIM pada Rabu (20/11).
- Bertilia Puteri
- Senin, 25 November 2019 - 11:12 WIB
WowKeren - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan seorang anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengamuk kala mengisi diskusi di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Selatan. Diketahui, sosok yang membentak-bentak peserta acara diskusi tersebut adalah Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, Dadang Solihin.
Video Dadang tersebut diunggah oleh akun Instagram @m3._.d0ct0rd00m pada Sabtu (23/11). Dilansir CNN Indonesia, video tersebut diambil dalam diskusi tentang revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) di TIM pada Rabu (20/11). Diskusi tersebut diikuti oleh sejumlah kelompok seniman.
Dalam video tersebut, Dadang terdengar bertanya apakah para peserta mau melanjutkan diskusi. Namun para peserta menyoroti nada tinggi Dadang dan memintanya agar tak marah-marah.
"Tunggu dulu, mau tidak ada diskusi?" teriak Dadang dalam video tersebut. "Jangan galak-galak, jangan galak-galak," jawab peserta.
Menanggapi viralnya video tersebut, Dadang pun memberikan klarifikasi. Ia mengaku kala itu tengah sakit batuk hingga suaranya serak dan terdengar seperti orang sedang mengamuk.
"Kan suara saya lagi serak tuh, saya bilang, 'ini jadi enggak mau diskusi, jadi enggak mau diskusi', disangkanya saya marah-marah," terang Dadang dilansir detikcom pada Senin (25/11). "Tapi saya enggak apa-apa, biasa aja."
Lebih lanjut, Dadang mengklaim permasalahan tersebut sudah bisa diselesaikan. Ia juga mengaku sempat berfoto bersama dengan sejumlah seniman peserta diskusi.
"Ya biasa, namanya seniman, saya baru bicara sedikit celetuk, saya baru bicara sedikit celetuk, gitu aja," pungkas Dadang. "(Saya bilang) 'ini mau diterusin enggak, ini mau diterusin enggak'. Terus ada yang bilang, 'kok malah gini, bubar aja'. Terus saya bilang, 'ya jangan bubar dong. Yuk kita rangkul-rangkulan ajalah', saya godain gitu."
(wk/Bert)