Kala Jokowi mengunjungi ibu-ibu dalam program Mekaar binaan Pemodalan Nasional Madani (PNM) pada Jumat (29/11), ada seorang peserta yang mengungkapkan kebenciannya pada Prabowo.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 30 November 2019 - 13:08 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo sempat "menghempas" kebencian yang diungkapkan oleh ibu-ibu ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Hal tersebut terjadi kala Jokowi mengunjungi ibu-ibu dalam program Mekaar binaan Pemodalan Nasional Madani (PNM) pada Jumat (29/11).
Respons Jokowi kepada ibu-ibu yang mengaku membenci Prabowo ini lantas mendapat pujian dari Partai Gerindra. Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Habiburokhman, menilai bahwa sikap Jokowi tersebut keren. "Respons Pak Jokowi, saya lihat keren mengingatkan bahwa Pilpres sudah usai," ungkap Habiburokhman dilansir detikcom pada Sabtu (30/11).
Lebih lanjut, Habiburokhman menilai bahwa kemungkinan belum seluruh masyarakat menyadari Jokowi dan Prabowo telah sepat untuk berekonsiliasi. Habiburokhman sendiri mengaku bahwa elite partainya selalu mengingatkan pendukung Gerindra di level akar rumput bahwa mereka telah mendukung Jokowi pasca Pilpres.
"Kami juga terus ingatkan ke grass root bahwa saat ini kami sudah rekonsiliasi," terang Habiburokhman. "Demi kebaikan bangsa."
Selain itu, Habiburokhman mengungkapkan bahwa Prabowo sendiri juga akan marah apabila pendukungnya menyerang Jokowi secara pribadi. Ia lantas membahas tentang konsep berkompetisi demi kebaikan.
"Sejak Pilpres, Pak Prabowo marahin pendukungnya yang serang Pak Jokowi secara pribadi," ungkap Habiburokhman. "Pemilu memang kita berkontestasi, tapi konsepnya fastabiqul khairot, yaitu berlomba untuk kebaikan."
Sebelumnya, seorang ibu-ibu peserta program Mekaar bernama Enu mengungkapkan rasa rindunya akan kehadiran Jokowi di hadapan sang Presiden sendiri. Yang tak disangka, Enu setelah itu menyeret nama Prabowo dan mengaku benci kepada mantan rival Jokowi di Pemilihan Presiden 2019 tersebut.
"Saya benar-benar kangen sama Pak Jokowi. Ibu-ibu semua kangen ya sama Pak Jokowi. Iya, maunya dekat saja (sama) Pak Jokowi gitu," tutur Enu pada Jumat (29/11). "Saya benci Pak terus terang sama Pak Prabowo."
Mendengar pernyataan Enu, Jokowi langsung mengambil alih situasi dan mengingatkan bahwa Pilpres sudah berakhir. Sebagai gantinya, Jokowi pun meminta Enu untuk lebih fokus menyampaikan pengalamannya di program Mekaar.
"Sebentar, ini sudah enggak kampanye lho. Hati-hati," kata Jokowi, sigap mengambil alih situasi. "Sudah? Jadi ini urusan Mekaar. Ibu Enu apa pesan untuk ibu-ibu lain?"
(wk/Bert)