Sandra Dewi Akui Trauma Melahirkan, Ingin Punya Anak Perempuan Lewat Cara Ini
Instagram/sandradewi88
Selebriti

Setelah dikaruniai dua orang putra tampan, Sandra Dewi tampaknya belum mau buru-buru menambah momongan. Pasalnya Sandra mengaku trauma dua kali melahirkan secara normal.

WowKeren - Kehidupan Sandra Dewi sering kali membuat publik merasa takjub lantaran terlihat sempurna. Pasalnya artis berusia 36 tahun tersebut menikah dengan pengusaha tajir bernama Harvey Moeis pada tahun 2016 silam.

Tak hanya itu, Sandra dan Harvey juga sudah dikaruniai dua orang putra yang tampan bernama Raphael serta Mikhael Moeis. Kendati begitu, Sandra ternyata mengalami trauma akibat melahirkan dua kali dengan proses persalinan normal.

Hal ini membuat Sandra menunda keinginan untuk menambah momongan. Apalagi jarak kelahiran antara Raphael dan Mikhael hanya terpaut 20 bulan. Bahkan Sandra mengaku masih terbayang-bayang proses melahirkan putra bungsunya.

"Aduh jangan nambah dulu deh. Pas lahiran (anak) kedua sih yang masih kebayang-bayang," ungkap Sandra dalam tayangan "Selebrita Pagi" pada Selasa (3/12). "Soalnya kan aku ngedennya kurang maksimal, jadi bikin trauma. Soalnya udah langsung gelap waktu itu."


Kendati begitu, Sandra bersyukur karena merasakan banyak keajaiban setelah dua kali melahirkan secara normal. "Tapi akhirnya semua berjalan dengan lancar, anak pertama anak kedua melahirkan dengan normal itu enggak gampang ya karena semua bisa terjadi," sambung Sandra.

Lebih lanjut, Sandra mengungkapkan bahwa Harvey masih ingin menambah momongan, terutama anak perempuan. Namun pemain film "Quickie Express" tersebut memilih untuk memiliki anak perempuan dari istri Raphael dan Mikhael nanti.

"Jangan (tambah momongan) dulu deh. Kalau suami mah maunya banyak ya, nambah-nambah mulu, istrinya yang ribet," tutur Sandra sambil tertawa. "Udah cukup saya aja yang cantik di keluarga ini, entar kalau pengin anak cewek kan nanti ada menantu."



(wk/evaa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait