Elon Musk mendapat kritik tajam terkait klaim Grok dapat menciptakan film The Odyssey.
- Kamis, 23 Juli 2026 - 13:31 WIB
WowKeren - Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX, baru-baru ini mendapat kritik setelah mengklaim bahwa teknologi kecerdasan buatannya, Grok, dapat menciptakan film The Odyssey yang lebih akurat. Film ini direncanakan tayang pada akhir tahun 2026, menyusul versi yang sudah ada yang disutradarai oleh Christopher Nolan. Kritik tersebut datang dari sutradara Scott Derrickson, yang terkenal dengan film Doctor Strange, melalui media sosial pada 21 Juli 2026.
Dalam cuitannya, Derrickson menuliskan, "Jelas @elonmusk tidak tahu apa-apa tentang sinema & dia berhenti membaca di usia 20-an. Pendapatnya tentang seni tidak berharga." Pernyataan ini menyiratkan ketidaksetujuan Derrickson terhadap pandangan Musk yang dianggapnya tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang dunia perfilman.
Elon Musk sebelumnya mengklaim bahwa Grok, platform AI yang ia kembangkan, mampu menghasilkan film yang lebih setia pada cerita asli Homer dibandingkan dengan karya Nolan. Ia membagikan klip yang menunjukkan petikan dari kisah Odyssey yang dibuat menggunakan teknologi Grok Imagine. Musk menegaskan, "Sebelum tahun ini berakhir, Grok Imagine akan membuat film panjang The Odyssey yang akurat secara historis dan sesuai dengan karya seni Homer."
Media Variety menyebutkan bahwa cuitan Musk ini mungkin terkait dengan isu rasial dan gender yang mengemuka dalam adaptasi film The Odyssey oleh Nolan. Dalam film tersebut, Lupita Nyong'o berperan sebagai Helen dari Troya, sementara Elliot Page memerankan Sinon. Pada Maret 2026, Musk juga mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Christopher Nolan, dengan menyebutnya "seorang rasis anti-Kulit Putih" dan mengklaim bahwa pemilihan Nyong'o hanya untuk meraih penghargaan.
Dari film pendek yang diunggah di media sosial, terungkap bahwa pemeran karakter yang dihasilkan oleh AI Grok tampaknya lebih berorientasi pada representasi kulit putih, yang sesuai dengan keinginan Musk. Selain itu, Musk juga terlibat dalam unggahan transfobia yang salah mengidentifikasi Elliot Page sebagai pemeran Achilles, sebelum akhirnya dikonfirmasi bahwa Page memerankan Sinon, salah satu prajurit Odysseus.
The Odyssey adalah kisah epik yang mengikuti petualangan Odysseus (diperankan oleh Matt Damon), Raja Ithaca, yang berjuang untuk kembali ke rumahnya di Yunani Kuno setelah Perang Troya. Dalam perjalanannya yang penuh bahaya selama sepuluh tahun, Odysseus berusaha untuk bersatu kembali dengan istrinya, Penelope (diperankan oleh Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (diperankan oleh Tom Holland).
Film adaptasi karya Christopher Nolan ini diproyeksikan menjadi salah satu film blockbuster terbesar tahun ini. Dengan jajaran bintang ternama seperti Zendaya, Robert Pattinson, dan Charlize Theron, The Odyssey tayang perdana di bioskop Indonesia pada 15 Juli 2026 dan mengundang perhatian luas dari penggemar film di seluruh dunia.
(wk/timw)