Lewat akun Instagram resminya, Gubernur Riau, Syamsuar, membagikan ucapan selamat tahun baru 2020. Sayangnya, unggahan tersebut menuai kritik karena terdapat gambar kembang api.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 03 Januari 2020 - 10:08 WIB
WowKeren - Gubernur Riau, Syamsuar, memberikan ucapan selamat tahun baru lewat akun media sosial resminya. Sayangnya, unggahan tersebut justru menuai kritik dari kritik warganet lantaran ada gambar kembang api di dalamnya.
Diketahui, Gubernur Syamsuar sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran bernomor 216/SE/2019 yang melarang masyarakat Riau bermain kembang api di malam pergantian tahun. Oleh sebab itu, unggahan sang Gubernur dikritik tak konsisten dengan kebijakan yang telah ia keluarkan.
"Saya pikir (surat edaran) kalau yang baik-baik tidak ada masalah, tapi kan pemerintah juga harus memberikan hiburan juga ya kepada masyarakat. Salah satu momen hiburan itu ya di pengujung tahun," tutur Wakil Ketua DPRR Riau, Zukri Misran, dilansir detikcom pada Jumat (3/1). "Kita melihat sisi-sisinya lah ya, kalau orang mau bergembira saya kira wajarlah ya. Kalau kembang api bawa mudarat, wajar kalau ada imbauan itu terkait kembang api."
Zukri lantas menyoroti tim yang mengelola media sosial Gubernur Syamsuar. Ia juga merasa bingung bagaimana harus menanggapi unggahan tahun baru sang Gubernur yang kini menjadi pergunjingan warganet itu.
"Aku pikir ini tim medsosnya enggak pintar. Tim medsosnya tidak bisa mencerna apa yang ada di pikiran Gubernurnya. Inkonsisten," ujar Zukri sambil tertawa. "Apa yang harus aku jawab ya, disalahkan tak bisa pula mau disalahkan. Aku pikirkan seharusnya tim medsos menerjemahkan, ya kan, apa yang menjadi pemikiran Gubernurnya."
Sementara itu, Sekretaris Daerah Riau Yan Prana membenarkan bahwa akun Instagram tersebut milik sang Gubernur. Namun, akun tersebut dikelola oleh Humas Pemprov Riau.
"Benar milik Pak Gubernur. Tapi yang mengelolanya Humas Pemprov Riau," jelas Prana. "Ini lah kerjaan humasnya. Tak mungkin urusan seperti harus Gubernur yang mengerjakannya. Harus tanpa ada background seperti itu."
Sebelumnya, warganet mengisi kolom komentar unggahan tahun baru Gubernur Syamsuar dengan mengungkit kebijakannya sendiri. Warganet menanyakan mengapa ada gambar kembang api di unggahan Syamsuar, padahal sang Gubernur telah meneken surat edaran yang melarangnya.
"Kok ada gambar kembang2 apinya pak gub?" komentar akun @yo***di. "Aduh,, kembang api nya ngapa di nyalain yak...!!! Kan dah dilarang ame gubernur..!" timpal akun @du***ra.
(wk/Bert)