Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa pihaknya akan menghormati prosedur hukum yang diterapkan oleh peradilan setempat terhadap kasus Reynhard Sinaga.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 08 Januari 2020 - 15:34 WIB
WowKeren - Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga di Manchester, Inggris masih menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, Reynhard terbukti melakukan 159 kekerasan seksual, dengan 136 diantaranya berupa pemerkosaan, terhadap 48 pria.
Pihak Istana pun mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus tersebut. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa pihaknya akan menghormati prosedur hukum yang diterapkan oleh peradilan setempat.
"Tentunya kalau ini benar ini merupakan keprihatinan kita yang mendalam," kata Pramono di Istana Kepresidenan, Rabu (8/1). "Dan kita sangat menghormati proses peradilan yang terbuka yang dilakukan di Manchester dan tentunya kita juga menyayangkan kasus ini terjadi pada WNI."
Pramono menyayangkan kelakuan Reynhard. Sebab hal itu dinilai mencoreng muka Indonesia sebagai bangsa yang senantiasa mengedepankan etika dan sopan santun.
"Tentunya ini mau tidak mau, suka tidak suka, mencoreng wajah kita," lanjut Pramono. "Padahal wajah kita wajah bangsa Indonesia ini penuh dengan etika ketimuran sopan santun, harga-menghargai."
Dalam kasus tersebut, Reynhard dijerat 159 dakwaan kejahatan seksual, termasuk 136 dakwaan pemerkosaan, 8 dakwaan percobaan pemerkosaan, dan 14 dakwaan penyerangan seksual, terhadap 48 pria. Tindakan bejat itu dilakukannya selama 2,5 tahun dari kurun waktu Januari 2015 hingga Juni 2017.
Lebih jauh, Pramono mengaku prihatin dengan para korban Reynhard. "Kemudian ada kasus ini sungguh sangat sedih. Kita sendiri juga prihatin karena korban yang jumlahnya ratusan itu tentunya secara psikologis juga sangat berat," kata Pramono.
Selanjutnya, pemerintah RI akan terus memantau kasus ini. Ia berharap agar Reynhard mendapatkan pengadilan yang setimpal.
"Karena untuk itu sekali lagi pemerintah melalui KBRI di London kita memantau," tutur Pramono. "Dan kita juga menginginkan Reynhard Sinaga mendapatkan pengadilan yang fair dan terbuka.
Kasus ini cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, Reynhard sendiri selama ini dikenal sebagai sosok yang baik dan bersuara lembut. Bahkan salah satu kawan Reynhard tak menyangka ia bisa berbuat semacam itu.
(wk/zodi)