RI Disebut Masih Impor Ikan Asal Tiongkok, Ini Kata Edhy Prabowo
Instagram/edhy.prabowo
Nasional
Cina Langgar ZEE RI

Usai pecahnya konflik soal Natuna dengan Tiongkok, banyak yang mempertanyakan apakah ikan hasil impor yang dilakukan RI merupakan hasil curian? Menteri Edhy Prabowo pun memberi jawaban sebagai berikut.

WowKeren - Persoalan yang melibatkan Indonesia dan Tiongkok soal wilayah perairan Natuna masih menjadi sorotan hingga kini. Konflik tersebut menjadi ramai diperbincangkan lantaran Tiongkok dianggap mencuri sejumlah hasil laut yang ada di Natuna.

Meski begitu, Indonesia diketahui masih melakukan impor sejumlah hasil laut dari Tiongkok. Menanggapi hal tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pun buka suara.

Edhy sendiri tak menampik sama sekali soal Indonesia yang masih mengimpor hasil laut dari Tiongkok. Namun, ia tak menjawab ketika ditanya soal ikan yang diimpor tersebut berasal dari perairan Indonesia atau tidak.

Edhy hanya menjelaskan jika Indonesia memang perlu impor karena tidak semua hasil perikanan ada di laut Indonesia. "Kita mengimpor ikan ada, tidak hanya dari China, kita kan nggak punya salmon, salmon dari mana saja itu, makarel kan kita nggak ada," kata Edhy dilansir detikcom, Senin (13/1).


Memang ada hasil perikanan yang diimpor padahal di laut Indonesia pun ada. Biasanya itu untuk memenuhi kebutuhan industri dengan alasan industri harus menjaga ketersediaan bahan baku.

"Beberapa ikan yang dipakai bahan industri yang kita sendiri punya tapi diproduksi sangat sedikit terpaksa harus kita impor untuk memenuhi kebutuhan industri," terangnya. "Kita nggak boleh juga tutup mata terhadap pertumbuhan industri yang sekarang ini ada."

Sementara itu, Pengamat Perikanan Suhana menjelaskan jika produk perikanan yang masih diimpor oleh Indonesia dari Tiongkok adalah cumi. Bahkan berdasarkan data yang didapatkan jumlahnya mencapai 2 ribu ton per September 2019.

"Impor cumi itu 2019 ini ada 2.000 ton sampai September," kata Suhana. Selain cumi, produk perikanan lainnya yang diimpor adalah makarel dan tepung ikan.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts