Bebizie Gusar Yasonna Sebut Tanjung Priok Banyak Kriminal, Tuntut Segera Minta Maaf
Selebriti

Pedangdut Bebizie gusar Yasonna Laoly menyebut jika Tanjung Priok penuh dengan kriminal, tuntut agar Menkumham segera meminta maaf ke publik atas pernyataannya.

WowKeren - Pedangdut Bebizie merasa gusar dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Pasalnya, Yasonna telah menyebut jika tingkat kriminalitas di Tanjung Priok sangat banyak dan membandingkannya dengan kawasan Menteng.

Bebizie yang ternyata berasal dari Tanjung Priok begitu emosi saat seorang Menteri menuduh daerahnya sebagai tempat penuh kriminal. Ia dengan tegas menyebutkan jika Tanjung Priok bukanlah tempat lahirnya para preman.


"Kepada yang terhormat bapak menteri @yasonna.laoly, saya sangat miris dengan penyataan bapak bilang anak tanjung priok preman lahir karena kami miskin..," tulis Bebizie dalam caption akun Instagramnya. "Maaf pak saya asli anak priok saya lahir diwarakas yang mungkin orang bilang kumuh tapi pak kami bukan preman kami bisa buktikan kami anak tanjung priok anak-anak hebat dan baik."

Bebizie Emosi Dengan Pernyataan Yasonna

Instagram

"Banyak banget politikus dari priok, artis dari Priok, dan kami tau rasa bergotong royong. Memang keadaan ekonomi yang membedakan kami dengan lingkungan anak menteng," sambungnya. "Tapi kami hidup penuh dengan rasa syukur. Jadi saya mengecam ucapan bapak dan saya berharap bapak bisa meminta maaf kepada wilayah dan masyakarat Tanjung Priok ya pak. @ahmadsahroni88 @info.kementerian.ri."

Tak sampai disitu, pelantung tembang "Duda dan Perjaka" ini langsung menuntut agar Yasonna dapat meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Tanjung Priok atas komentarnya yang telah menyinggung. Bebizie juga tersinggung akan pernyataan Yasonna yang dinilai juga menghina orangtuanya yang mencari nafkah di wilayah tersebut.

"Kami pemuda dan warga asli Tanjung Priok menuntut bapak @yasonna.laoly untuk meminta maaf! Temen-temen sedulur Tanjung Priok mari bersatu," ungkap Bebizie. "Mungkin pak menteri belum tau dari hasil jualan nasi uduk almarhum ibu saya dan jualan kripik dia bisa membiayai saya dan kaka-kaka saya."

"Kami bukan preman pak, besok saya bawakan nasi uduk asli warakas biar bapak tau bagaimana rasa enaknya dan keringat kami mencari uang halal bertahan hidup bukannya jadi premana pak," lanjutnya. "Kaka ku @ahmadsahroni88 asli tanjung priok."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts