Bulan Desember hingga Maret diketahui sebagai musim virus untuk kucing. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengingatkan warganya untuk mengandangkan hewan peliharaannya agar tidak terkena virus.
- Nidya Putri
- Kamis, 30 Januari 2020 - 20:45 WIB
WowKeren - Puluhan kucing yang berada di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar mati dalam waktu sepekan. Hingga Rabu (29/1), tercatat sebanyak 27 ekor kucing yang mati.
Diketahui, kucing-kucing tersebut terserang virus distemper atau panleukopenia yang menyerang sistem kekebalan tubuh hewan berbulu itu hingga menyebabkan kematian. Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Surakarta, Agus Sasmita, mengatakan setiap hari menerima banyak keluhan terkait virus tersebut.
"Ini memang sedang musimnya virus," kata Agus di kantornya, Kamis (30/1). "Paling banyak itu virus panleukopenia, gejalanya muntah, diare, kadang diare berdarah, lemas."
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika kucing yang sakit tidak akan diberikan obat oleh klinik. Melainkan diberikan vitamin dan penambah kekebalan tubuh untuk sang kucing.
"Itu tidak ada obatnya, cuma kita kasih vitamin dan penambah kekebalan tubuh," ujarnya. "Karena panleukopenia itu yang diserang kekebalan tubuh."
Selain itu, ia juga menyarankan agar kucing diberi vaksin, sehingga lebih kebal terhadap penyakit. Ia kemudian menambahkan agar pemilik segera mengandangkan kucingnya agar tidak terkena virus. "Saran saya segera divaksin, lalu diberi vitamin. Sama tidak dikeluarkan dulu dari rumah," katanya.
Sebelumnya diketahui jika ada 27 ekor kucing yang mati di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Peristiwa ini lantas membuat Kepala Desa Jaten, Harga Satata melaporkan hal ini kepada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar.
Kemudian terungkap jika kucing-kucing yang mati itu terindikasi virus distemper. Dari keterangan petugas mengatakan jika virus ini hanya menular antar hewan dan tidak menular ke manusia. Karenanya, mereka mengimbau agar masyarakat tidak panik.
(wk/nidy)