Pendatang Tiongkok Resmi Dilarang Masuk ke Indonesia
Nasional

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan kebijakan sementara yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia dalam upayanya mengantisipasi penyebaran virus Corona.

WowKeren - Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi mewabahnya virus Corona. Usai berhasil memulangkan 238 WNI dari Tiongkok, kini pemerintah RI resmi melarang pendatang dari negeri Tirai Bambu untuk masuk dan transit di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. "Semua pendatang yang tiba dari mainland China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia," tutur Retno dalam konferensi pers di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu (2/2).

Selain itu, kebijakan lain di bidang perhubungan yang diambil dalam mengantisipasi wabah virus Corona adalah menutup penerbangan dari dan ke Tiongkok mulai Rabu (5/2) pekan ini. Pemerintah RI juga menghentikan fasilitas bebas visa dan visa on arrival bagi warga negara Tiongkok untuk sementara.

"Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrival untuk warga negara RRT yang bertempat tinggal di mainland China untuk sementara dihentikan," tutur Retno. Yang terakhir, pemerintah mengimbau WNI supaya tidak bepergian ke Tiongkok untuk sementara waktu ini.


Selain Retno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga hadir dalam konferensi pers tersebut. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo juga turut mendampingi para Menteri.

Sebelumnya, sebanyak 238 WNI yang dievakuasi dari Tiongkok telah sampai ke Tanah Air pada Minggu (2/2) pagi. Mereka diangkut dari Tiongkok menggunakan pesawat Batik Air menuju Bandara Hang Nadim, Batam. Setelah itu, mereka diangkut dari Batam dengan menggunakan 3 pesawat milik TNI ke Natuna, Kepulauan Riau.

Menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, seharusnya ada 245 WNI yang dipulangkan. Namun, 3 diantaranya tidak lolos uji pemeriksaan (screening) oleh pemerintah Tiongkok terkait virus Corona. Sedangkan 4 orang WNI lainnya justru memilih untuk tinggal di Wuhan karena merasa lebih nyaman di sana.

"Yang tiga tidak lolos screening yang dilakukan pemerintah China yang meliputi bertahap. Tiga tahap mereka harus jalani," jelas Terawan dilansir CNN Indonesia pada Minggu (2/2). "4 orang menyatakan untuk tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua. Jadi 238 yang datang, menurut data."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait