Calon pemudik yang hendak menuju kampung halaman dengan kereta api bisa mulai mengakses pembelian tiket pada Jumat (14/2) mendatang. Pemesanan bisa dilakukan lewat beberapa mekanisme.
- Elvariza Opita
- Rabu, 12 Februari 2020 - 15:40 WIB
WowKeren - Kurang dari seratus hari lagi umat muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Sebagai informasi, hari besar itu akan jatuh pada 23 Mei 2020 mendatang.
Kendati masih lama, nyatanya itu tak mengurangi dedikasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) kepada para pelanggannya. Hal ini terbukti dari PT KAI yang siap menjual tiket KA reguler untuk masa angkutan lebaran mulai Jumat (14/2) mendatang.
Informasi ini dibenarkan oleh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro. Berbeda dengan sistem pembelian tiket KA reguler (bukan khusus Lebaran) yang baru bisa diakses H-30 keberangkatan, untuk kereta mudik ini bisa dibeli mulai H-90.
Nantinya tiket angkutan lebaran dapat dipesan melalui beberapa kanal. Seperti situs resmi KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh kanal penjualan resmi tiket KAI lainnya.
"Tiket KA Reguler masa angkutan Lebaran 1441 Hijriah akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB," terang Edi lewat keterangan tertulisnya, Rabu (12/2). "Untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya."
Edi lantas memberikan tips bagi para pemudik untuk memesan tiket kereta api. Salah satunya soal ketelitian, yakni ketika pemesan memasukkan data seperti tanggal, rute, atau identitas diri penumpang ketika memesan tiket kereta.
Edi juga mengimbau agar penumpang merencanakan perjalanan dengan sebaik mungkin. Termasuk diantaranya memperkirakan perjalanan dari dan ke stasiun, sebab bila terlambat maka justru berakibat fatal.
"Lalu saat akan memesan tiket Lebaran, pastikan koneksi internet stabil," terangnya, seperti dilansir dari Kumparan. "Siapkan juga rute atau tanggal alternatif perjalanan, serta cek ketersediaan tiket secara berkala."
Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung kanal penjualan tiket, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan dengan menambah kapasitas server dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini dilakukan supaya proses pemesanan tiket kereta di seluruh kanal KAI dapat berjalan dengan lancar.
Namun yang terpenting, Edi mengingatkan agar seluruh calon penumpang waspada terhadap upaya penipuan. Ia mengimbau agar calon penumpang memerhatikan dimana mereka membeli tiket tersebut.
"Pastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar," tegasnya.
(wk/elva)