Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan bagaimana kondisi tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih terjebak di Wuhan, Tiongkok akibat wabah virus corona.
- Ruth Meliana
- Senin, 02 Maret 2020 - 12:28 WIB
WowKeren - Wabah virus corona (covid-19) saat ini begitu mengguncang dunia setelah dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang. Virus yang pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Tiongkok ini seolah tidak dapat dihentikan lantaran terus menyebar ke berbagai negara di belahan dunia lainnya.
Pemerintah Indonesia sendiri telah mengevakuasi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan beberapa waktu lalu. Meski demikian, saat ini dilaporkan masih ada 7 WNI yang berada di Wuhan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan jika kondisi 7 WNI tersebut dalam keadaan sehat. Menurutnya, saat ini pihaknya dan Pemerintah Tiongkok turut memantau kondisi 7 WNI tersebut.
Seperti yang diketahui, sebelumnya 3 dari 7 WNI tersebut tidak dapat pulang ke Indonesia lantaran tidak lolos pemeriksaan kesehatan. Tiga WNI tersebut dinyatakan dalam kondisi sakit sehingga tidak diperbolehkan kembali ke Tanah Air. Meski demikian, ketiganya dinyatakan negatif dari virus corona.
"Sampai saat ini sejauh yang kami monitor dari Kementerian Luar Negeri [kondisinya] baik," ujar Yurianto di Bandar Kertajati, Minggu (1/3). "Enggak ada masalah yang tiga itu sudah sehat dan ada di asramanya."
Sementara itu, 4 WNI lainnya tidak ikut evakuasi lantaran memilih ingin tetap tinggal di Wuhan. Saat ini, Pemerintah Indonesia juga masih belum merencanakan untuk pemulangan ketujug WNI tersebut lantaran masih harus menunggu persetujuan mereka.
Selain itu, Kemenkes juga menyatakan pihaknya masih tidak memberi suplai bantuan terhadap 7 WNI di Wuhan itu. Pasalnya, kondisi di Wuhan saat ini dilaporkan sudah mulai berangsur-angsur kondusif.
Pemerintah Indonesia sendiri juga siap memulangkan ketujuh WNI tersebut jika mereka mengkehendaki untuk dipulangkan. "Ya, kalau mereka enggak pengen pulang masa dipaksain pulang. Kan sudah ada enggak masalah di sana," kata Yurianto.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada awal Februari lalu menyatakan jika kondisi 7 WNI berada dalam pemantauan otoritas pemerintah setempat. Kemenlu melalui KBRI di Beijing juga telah mengirimkan uang sejumlah Rp130.280.000 bagi WNI yang ada di Hubei dan Wuhan untuk membeli pasokan pangan dan perlengkapan di tengah epidemi tersebut.
(wk/lian)