Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, menjelaskan bahwa virus corona (Covid-19) akan memperburuk daya tahan tubuh para penderitanya.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 11 Maret 2020 - 15:45 WIB
WowKeren - Indonesia baru saja mengonfirmasi kasus kematian yang terkait wabah virus corona (Covid-19). Pasien corona kasus 25 dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (11/3) dini hari tadi.
Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, pasien kasus 25 yang berstatus warga negara asing (WNA) tersebut sudah mengidap sejumlah penyakit lain seperti diabetes, hipertensi atau tekanan darah tinggi, dan paru obstruksi menahun sebelum dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Yuri lantas menjelaskan bahwa semua pasien corona yang meninggal pasti memiliki penyakit bawaan dan bukan meninggal semata-mata karena Covid-19.
"Tidak pernah kita dapatkan meninggal karena Coronavirus sendiri," terang Yuri di Istana Negara pada Rabu (11/3) hari ini. "Selalu komplikasi."
Menurut Yuri, virus corona akan memperburuk daya tahan tubuh penderita. Sehingga penyakit bawaan yang sebelumnya telah diderita pasien akan semakin parah.
"Bukan karena Coronavirus yang menjadi penyebab utama," tegas Yuri. "Tapi itu yang memperburuk kondisinya."
Sementara itu, jumlah kasus corona di Indonesia telah mencapai 27 orang. Dengan 1 orang telah dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 2 pasien lain, yakni kasus 06 dan 14, dinyatakan telah negatif terinfeksi Corona.
Sebagai informasi, pasien kasus 6 adalah anak buah kapal (ABK) Diamond Princess, sedangkan pasien kasus 14 adalah seorang pria 50 tahun yang tertular virus corona di luar negeri. Keduanya telah 2 kali dinyatakan negatif corona dalam pemeriksaan ulang dan kini sedang bersiap-siap dipulangkan.
Meski demikian, pasien kasus 06 dan 14 tersebut tetap diharuskan untuk berjaga-jaga dan mengisolasi diri masing-masing. Mereka diedukasi untuk tetap menggunakan masker dan menghindari kontak dekat dengan keluarga masing-masing.
Untuk diketahui, pasien yang positif terjangkit virus corona biasanya akan menjalani tes pemeriksaan di hari ke-5 dan ke-7. Apabila dalam kedua tes tersebut pasien dinyatakan negatif virus corona, maka mereka boleh dipulangkan.
(wk/Bert)