Disney Konfirmasi Jadwal Rilis 'Mulan' Ditunda Akibat Wabah Corona
Walt Disney Pictures
Film

'Mulan' sendiri membutuhkan anggaran pembuatan sebesar USD 300 juta, dan itu bisa menjadi bencana bagi Disney jika film ini tak berhasil mendapatkan hasil yang baik di box office akibat corona.

WowKeren - Wabah virus corona yang menyebar dari Tiongkok dan sejumlah negara lainnya berdampak besar pada banyak industri, tak terkecuali perfilman. Bahkan hingga kini, mayoritas bioskop di negeri Tirai Bambu tersebut ditutup akibat maraknya virus corona.

Hal ini akhirnya menyebabkan penurunan pendapatan di box office dan sampai sekarang tak ada yang tahu kapan tepatnya penyebaran virus ini dapat segera dikendalikan. Atas kejadian tersebut, banyak studio film yang memikirkan kembali rencana mereka untuk merilis film. Salah satunya adalah Disney.

Disney baru saja memberikan pengumuman bahwa "Mulan" yang sangat diantisipasi kehadirannya. Keputusan ini diambil lantaran adanya peningkatan kekhawatiran publik akan penyebaran virus corona.

Kabar ini dibagikan secara langsung oleh sutradara "Mulan", Niki Caro, melalui akun media sosial resmi miliknya. "Kami sangat bersemangat memperlihatkan film ini kepada dunia, tapi karena keadaan yang saat ini kita semua alami, sayangnya, kami harus menunda perilisan Mulan di seluruh dunia."

"Kami bersama semua orang di dunia yang terinfeksi virus, dan kami harap semangat perjuangan Mulan bisa terus menginspirasi mereka yang bekerja keras melindungi kita semua," pungkasnya.


Disney tentunya akan melakukan pertaruhan besar jika tetap merilis "Mulan". Apalagi "Mulan" sendiri membutuhkan anggaran pembuatan sebesar USD 300 juta, dan itu bisa menjadi bencana bagi Disney jika film ini tak berhasil mendapatkan hasil yang baik di box office.

Sayangnya, hingga kini Disney maupun sutradara Niki Caro belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kapan tanggal rilis baru "Mulan" menyusul pengunduran jadwal tayang ini.

Di sisi lain, meski belum ada bioskop yang tutup akibat wabah virus corona di AS, namun kekhawatiran masyarakat untuk pergi ke tempat hiburan semakin meningkat. Pemerintah AS sendiri sudah melarang perkumpulan atau acara yang berpotensi dihadiri lebih dari 1.000 orang.

Sementara itu, sebenarnya "Mulan" sendiri mendapatkan review yang positif dari para kritikus film saat diputar dalam gala premiere pada Selasa (10/3) lalu. Bahkan beberapa di antaranya sampai melabeli "Mulan" sebagai film live-action terbaik Disney sejauh ini.

Meskipun dikemas dengan menghilangkan elemen musikal dan mendapatkan perombakan dari versi animasinya, namun "Mulan" tetap menjadi film yang emosional dan fantastis. Kritikus lain juga menyebut kalau film ini dikemas dengan lebih dewasa dibandingkan animasinya, yang mana justru menambah elemen cerita menjadi sangat kaya dan menginspirasi.

Sementara itu, meski banyak melakukan perombakan, namun film "Mulan" versi live-action sebisa mungkin akan mengadaptasi kisah aslinya tentang legenda Hua Mulan. Cerita ini berawal ketika Kaisar Tiongkok mengeluarkan dekrit bahwa seorang lelaki di tiap keluarga harus bertugas di Angkatan Darat Kekaisaran untuk mempertahankan negara dari penjajah Utara.

"Mulan" menjadi film live-action pertama Disney yang mendapat rating PG-13. Keputusan Disney ini bisa dibilang tepat. Pasalnya, "Mulan" menceritakan peperangan epik yang tentunya menampilkan banyak konten kekerasan dan penggunaan senjata tajam. Bahkan bisa jadi, nantinya film ini juga akan menampilkan adegan berdarah.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts