Stok Darah Menipis Imbas Corona, Sandiaga Uno Minta Warga Bantu PMI
Getty
Nasional

Sandiaga Uno prihatin melihat kondisi PMI yang kekurangan stok darah di tengah wabah Corona saat ini. Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap melakukan donor darah.

WowKeren - Wabah virus Corona yang melanda Indonesia saat ini, membuat masyarakat mengalami ketakutan hingga lupa masih banyak hal yang harus dilakukan. Bersamaan dengan hal tersebut, perhatian masyarakat pun teralihkan dari tanggung jawab bersama seperti ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) yang saat ini semakin menipis. Hal ini tentu berdampak pada seluruh pasien yang harus melakukan transfusi darah.

Mantan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno meminta warga tidak takut melakukan donor darah, khususnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI) di saat wabah Corona seperti ini. Menurut Sandi yang merupakan dewan penasihat Relawan Siaga, defisit stok darah dari sejumlah warga yang sebelumnya rutin donor darah, menjadi menurun. "PMI mengalami penurunan jumlah donor darah yang signifikan," ujar Sandiaga mengutip Liputan6.com, Jumat (3/4).

Oleh karena itu, Sandi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membantu pihak PMI dengan tetap melakukan donor darah seperti biasanya. Sandi pun menjelaskan jika PMI tetap aman dan terus menerapkan physical distancing. Ia menegaskan pengambilan darah juga dilakukan berdasarkan standar prosedur operasional terkait Corona.

"Jadi kami mengajak masyarakat untuk mendatangi unit donor darah PMI terdekat. Karena saat ini penderita Thalasemia, kanker darah dan DBD sangat membutuhkan darah dari para relawan kemanusiaan," kata Sandi.


Sementara itu, Sudirman Said selaku Sekjen PMI pusat menyatakan jika stok darah sangat bergantung pada jumlah pendonor. Jika tidak ada orang yang mau mendonorkan darahnya, maka ketersediaan kantung darah juga tidak ada. Hal ini tentu membuat PMI kesulitan mengirimkan kantung darah ke berbagai rumah sakit.

"Saat ini secara fakta, kebutuhan darah memang sedang turun. Saat ini, seperti di PMI DKI Jakarta yang biasanya memiliki stok kantong darah per hari mencapai 1.000 kantung, saat ini hanya sekitar 30 persen yang tersedia, atau separuhnya," ungkap Sudirman.

Sejak 31 Maret 2020, PMI, bekerja sama dengan sejumlah elemen seperti Relawan Siaga, Glek, Rumah Sandiuno Indonesia (RSI), melaksanakan kegiatan 'Ayo Bantu PMI'. Relawan-relawan kemanusiaan itu ingin menegaskan donor darah aman dilakukan, juga tetap dibutuhkan saat Corona sedang menjadi wabah di Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Sandiaga Uno juga sempat memposting foto dirinya yang tengah mendonorkan darah. Ia mengajak serta seluruh masyarakat untuk membantu meringankan tugas PMI dengan cara mendonorkan darah. Dengan begini, kita bisa terus menolong sesama di tengah pandemi Corona.

"Tetesan darah anda sangatlah berarti bagi mereka yang membutuhkannya karena di situasi seperti saat ini stok darah di PMI menurun drastis. Insya Allah apa yang kita lakukan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," potongan tulisan Sandi dalam caption.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait