Bernie Sanders Mundur dari Pencalonan Presiden AS, Biden Melaju Lawan Trump di Pilpres
Getty Images
Dunia

Mundur dari pencalonan, Sanders tetap mengajak semua orang untuk bersatu melengserkan Trump, yang dianggapnya merupakan Presiden paling berbahaya dalam sejarah AS modern.

WowKeren - Senator Bernie Sanders, kandidat kuat calon Presiden Amerika Serikat (AS), mendadak mengumumkan bahwa ia memilih untuk mundur dari pencalonan Presiden dari partai Demokrat pada Rabu (8/4). Pengumuman ini disampaikan secara langsung oleh Sanders kepada para pendukungnya melalui siaran langsung.

Pengunduran Sanders pun mau tak mau membuat bakal calon lainnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, memenangkan nominasi partai dan maju berhadapan dengan Donald Trump di pilpres AS 2020. "Saya telah memutuskan pertarungan untuk nominasi Demokrat akan tidak berhasil. Wakil Presiden Biden yang akan menjadi nominasi," tutur Sanders di hadapan para pendukungnya.

Dalam pengumumannya, Sanders juga mengatakan kampanye telah mengubah kesadaran warga Amerika dengan langkah maju yang besar pada perjuangan tanpa akhir untuk keadilan ekonomi, keadilan sosial, keadilan rasial, dan keadilan lingkungan. "Tolong juga hargai bahwa kita tidak hanya memenangkan perjuangan secara ideologis, kita juga memenangkannya secara generasi," ujarnya.

"Bersama-sama kita telah mengubah kesadaran AS menjadi negara yang kita impikan dan telah membawa negara ini maju jauh di kesulitan keadilan ekonomi, keadilan sosial, keadilan rasial, dan keadilan lingkungan," imbuhnya, seperti dikutip dari Deadline pada Kamis (9/4).

Bernie Sanders tak lupa menegaskan bahwa dirinya akan tetap menggunakan hak suara di negara-negara bagian yang belum memberikan suara dalam pemilihan umum pendahuluan atau primary Demokrat untuk mengumpulkan delegasi. Ia ingin mengajak semua orang untuk bersama-sama bersatu melengserkan Donald Trump, yang dianggapnya merupakan Presiden paling berbahaya dalam sejarah Amerika.


"Bersama-sama, berdiri bersatu, kita akan maju untuk mengalahkan Donald Trump, presiden paling berbahaya dalam sejarah Amerika modern," tukasnya.

Sanders juga memberi selamat kepada Joe Biden, rivalnya dari Demokrat. Dia mengatakan bahwa ia akan bekerja dengan Biden untuk memajukan ide-ide progresif partai.

Sebagai informasi tambahan, Joe Biden merupakan wakil presiden AS pada 2009 hingga 2017 semasa pemerintahan Barack Obama. Kini Biden menjadi kandidat terkuat dari Demokrat usai Sanders memutuskan menunda kampanye presidensialnya.

Menyikapi mundurnya Sanders, Biden mengatakan terima kasihnya. "Saya kenal Bernie dengan baik. Dia pria yang baik, pemimpin yang hebat, dan salah satu suara paling kuat untuk perubahan di negara kita," kata Biden dalam cuitan di Twitter resminya.

Mantan wakil presiden itu juga menambahkan dalam sebuah pernyataan bahwa dia berterima kasih kepada Sanders karena menempatkan kepentingan Amerika di atas segalanya. "Anda akan didengar oleh saya. Seperti yang Anda katakan: Bukan saya, Kami," kata Biden.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts