3 Wilayah Sepakat PSBB, Pemprov Jawa Timur Siap Ciptakan Lumbung Pangan
Nasional

Gubernur Jatim Khofifah mengungkapkan bahwa saat ini pemprov sedang melakukan berbagai persiapan termasuk persediaan bahan pokok dengan menciptakan lumbung pangan.

WowKeren - Gubernur Jawa Timur, Khofifah diketahui mengadakan pertemuan dengan tiga kepala daerah yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik di Gedung Negara Grahadi pada hari ini, Minggu (19/4). Pertemuan ini dikatakan untuk membahas usulan penerapan PSBB untuk mencegah Virus Corona atau COVID-19.

Usai mengadakan rapat panjang, Khofifah akhirnya memberikan keterangan kepada pers mengenai hasil pertemuan itu. Tak sendiri, Khofifah didampingi Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya dan Nur Ahmad Syaifuddin selaku Plt Bupati Sidoarjo. Dalam keterangannya itu, Khofifah mengungkapkan bahwa Surabaya, Gresik dan Sidoarju telah sepakat akan memberlakukan PSBB.

Lebih lanjut Khofifah mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintan Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sedang melakukan berbagai persiapan termasuk persediaan bahan pokok dengan menciptakan lumbung pangan. Lumbung pangan ini rencananya akan dibuat di Jatim Expo yang mana tidak menggelar kegiatan di tengah pandemi ini.

"Jadi karena Jatim Expo tidak menggelar kegiatan keramaian, kita gunakan sebagai tempat lumbung pangan Jatim. Hal ini kita persiapkan juga untuk ancang-ancang Surabaya, Sidoarjo, Gresik PSBB," ungkap Khofifah yang dilansir dari Detik.com.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa lumbung pangan akan tetap menerapkan konsep physical distancing guna menghindari kerumunan masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem online dan preorder.


"Jadi yang pesan online bisa menghubungi nanti tim lumbung pangan. Nantinya akan free ongkir maksimal 20 KM. Yang beli di tempat silahkan tapi dibatasi jumlah pengunjung, dan pembayaran di kasir berjarak 2 meter. Pengunjung dan petugas wajib menggunakan masker, yang lupa kita sediakan di tempat," bunyi penjelasan Khofifah.

"Untuk pre order, masyarakat yang tidak terjangkau secara online, bisa memesan dulu. Lalu kapan akan diambil dan petugas kita sudah siap di pinggir jalan tinggal menyerahkan, mirip drive thru," lanjutnya.

Adapun Khofifah mengungkapkan lumbung pangan ini memiliki banyak keistimewaan untuk para warga. Salah satu yang dijanjikan oleh pemprov adalah harganya jauh di bawah harga pasaran. Namun demi menghindari penimbunan, khusus untuk gula, para warga akan dibatasi pembeliannya

"Khusus untuk gula akan dibatasi pembelian maksimal 2 kg, untuk lainnya tidak. Bagi tengkulak yang beli misal mereka punya UKM di kampungnya boleh membeli atau kulakan. Tapi kalau beli dalam jumlah besar mungkin tengkulak besar tidak diperbolehkan," imbuh Khofifah.

"Jadi komoditi beras, minyak, telur bahkan ikan segar akan kita jual di lumbung pangan ini. Ini akan menjadi sentra logistik Jatim untuk menggantikan operasi pasar Ramadhan. Karena setiap Ramadhan selalu ada operasi pasar. Hal ini juga sebagai cara bagi pemprov untuk menyapa masyarakat yang membutuhkan sembako murah ini," lanjutnya.

Untuk tanggal patinya, Khofifah mengungkapkan bahwa lumbung pangan Jatim akan di-launching pada Selasa 21 April mendatang. Khofifah berharap lumbung pangan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga Jatim khususnya Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

(wk/putr)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait