Imbas Corona, 5 Ribu Turis Asing Dilaporkan Berbondong-Bondong Tinggalkan Bali
Nasional

Kemenkumham Bali mencatat setidaknya 5.264 turis asing dari 95 negara meninggalkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dalam interval tanggal 1 sampai 20 April 2020.

WowKeren - Pandemi COVID-19 tak hanya membuat babak belur sektor kesehatan, aspek pariwisata pun ikut merasakan dampaknya. Salah satu wilayah Indonesia yang benar-benar dibuat "babak belur" oleh karenanya adalah Bali.

Dilansir dari Antara, tercatat ada sekitar 5 ribu turis asing yang meninggalkan Bali sepanjang April 2020. Data ini pun hanya dihimpun dalam interval tanggal 1 sampai 20 April 2020.

Juru Bicara Kantor Kementerian Hukum dan HAM Bali, I Putu Surya Dharma, menyebut setidaknya ada 5.264 turis asing dari 95 negara yang meninggalkan Bandara Internasional Ngurah Rai. Turis asal Korea Selatan merupakan yang terbanyak dengan 742 orang, disusul Rusia dan Tiongkok masing-masing 690 dan 404.

"Turis yang meninggalkan Bali kebanyakan kembali ke negara masing-masing," ujar Dharma, seperti dilansir pada Jumat (24/4). "Untuk WNA yang datang kebanyakan kru penerbangan yang tidak sampai meninggalkan bandara (sebelum kembali ke negaranya lagi)."


Di sisi lain, penerbangan internasional, baik dari dan keluar Bandara Ngurah Rai sudah dilarang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Hanya saja tercatat setidaknya 29 WNA yang tiba dalam rentang 1-20 April 2020, yang kebanyakan adalah warga dengan izin tinggal lama atau visa diplomatik.

Namun demikian, pemerintah Indonesia masih mengizinkan para WNA untuk tetap berada di Indonesia apabila tak bisa kembali ke negara masing-masing. Perpanjangan visa ini bisa dilayani di Kantor Imigrasi terdekat dengan beberapa persyaratan tertentu.

Sebelumnya media-media internasional juga ikut menanggapi soal pukulan telak yang dialami oleh sektor pariwisata Bali ini. Media Asia Times misalnya membandingkan kondisi Bali saat ini tak jauh berebda dengan dampak yang ditimbulkan dari aksi terorisme Bom Bali pada 2002 lalu.

Pada kesempatan yang sama media Asia Times juga sempat mengungkapkan rasa tak percayanya lantaran Bali tetap "bersih" dari wabah COVID-19 kendati masih menjadi pintu masuk dan keluar bagi warga-warga asing. "Juga tidak ada cerita rumah sakit kebanjiran (pasien), peningkatan tajam dalam kremasi," tulis Asia Times, Selasa (14/4).

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait