Dua bocah kakak beradik di Bogor dijemput tim medis usai diketahui positif virus corona. Lantas bupati Bogor, Ade Yasin ungkap kemungkinan mereka tertular dari orangtua.
- Lailatul Maghfiroh
- Sabtu, 25 April 2020 - 15:02 WIB
WowKeren - Belum lama ini viral video dua bocah kakak beradik dijemput tim medis karena terpapar virus corona. Beberapa waragnet menyebut dua bocoh tersebut tinggal di Tangerang, namun sudah terkonfirmasi keduanya tinggal bersama orang tua di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Video berdurasi 2 menit 10 detik itu memperlihatkan proses evakuasi kedua bocah tersebut saat dijemput oleh para petugas medis berkostum APD lengkap. Bocah dan orangtuanya dimasukkan ke dalam mobil ambulans.
Dalam bvideo diterangkan bahwa kedua bocah kakak beradik itu masih berusia 8 tahun dan 4 tahun. "Anak bontotnya usia 4 tahun ya, sama yang tengah berapa teh, 8 (tahun) yah. Ini semua positif COVID. Ini anak usia 4 tahun, ya Allah ya Rohim, sembuhkan ya Allah. Ini yang tengah 8 tahun juga positif COVID ya Allah, ya Rahman, ya rahim. Kangen kangen mamanya," ujar perekam dalam video yang viral.
Sementara itu, hingga saat ini belum diketahui penyebab pastinya kedua bocah tersebut bisa terpapar Covid-19. Namun Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan kemungkinan bahwa mereka tertular dari orangtuanya yang bekerja di Jakarta.
"Tertular mungkin, karena orang tuanya kerja di Jakarta," ujar Ade saat dihubungi, Sabtu (25/4). Saat ini, keduanya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus).
Ade juga menjelaskan bahwa kedua orangtua mereka juga turut dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet. Walaupun statusnya masih ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pemantauan alias PDP terkait viirus corona.
"Penyebabnya belum diketahui, tapi anak tersebut sudah dibawa ke RS Wisma Atlet," pungkas Ade. "Sudah di Wisma Atlet, semua dibawa ke sana," tandas Ade.
Sementara itu, data di Bogor menunjukkan warga yang terpapar virus Covid-19 sudah hampir mencapai 100 orang, 298 PDP dan 389 orang dalam pemantauan (ODP). "Total kasus positif terinfeksi COVID-19, 94 kasus," kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Rabu (22/4) lalu.
(wk/lail)