Boy William saling berbagi kisah dengan musisi Jeremy Zucker terkait kondisi negara masing-masing usai diterpa pandemi Corona. Momen ini terekam dalam channel YouTube Boy William.
- Wahyu
- Senin, 27 April 2020 - 17:23 WIB
WowKeren - Musisi Jeremy Zucker menceritakan bagaimana kondisi Amerika Serikat saat ini di tengah pandemi virus Corona. Zucker mengatakan bahwa sudah tidak ada toko yang buka di daerah tempat tinggalnya karena wabah virus Corona. Sekilas cerita Jeremy Zucker itu diungkap dalam video yang diunggah di kanal YouTube milik Boy William, Minggu (26/4).
Zucker yang dihubungi lewat video call oleh Boy William itu memberikan gambaran bagaimana situasi di Amerika Serikat saat ini. Ia menceritakan jika sebagian wilayah di Amerika sudah benar-benar di-lockdown.
"Ini sangat gila menurutku. Kupikir, New York Sunday 55 sudah resmi di-lockdown sekarang. Tidak ada restoran atau toko yang buka, orang-orang disuruh di rumah saja," ungkap Zucker kepada Boy.
Ia mengaku tak percaya dengan keadaan Amerika saat ini yang sangat mencekam karena pandemi Corona yang kian hari terus memakan korban. Ia pun mengatakan jika pemerintah setempat maupun pusat sudah mengimbau agar semua masyarakat wajib mengenakan masker saat berada di luar ruamh. "Seperti 2 minggu yang lalu, mereka memberikan perintah untuk menggunakan masker kalau keluar atau pelindung muka," ujarnya.
Amerika Serikat kini diketahui menjadi negara dengan kasus virus Corona terbanyak. Kasus virus Corona di Amerika Serikat telah mendekati angka 1 juta. Sedangkan untuk korban meninggal, ada lebih dari 54 ribu orang Amerika tewas akibat virus meninggal.
Meski begitu, wabah virus mematikan itu tak menghentikan pelantun "Comethru" ini untuk berkarya. Zucker baru saja baru merilis album perdananya bertajuk "Love Is Not Dying", Jumat (7/4) lalu.
"Ini rasanya benar-benar aneh bisa terjadi di dalam momen terbesar karierku, debut album. Tapi bagiku, kupikir orang-orang tetap mendengarkan musik karena mereka tidak tahu mau melakukan apa di rumah," jelasnya.
Berisi 13 lagu, album "Love is Not Dying" ditulis dan diproduseri secara mandiri oleh Zucker di studio miliknya di Brooklyn, New York. Meski telah merilis album baru, Zucker tidak bisa memastikan rencananya untuk tur sampai pandemi berakhir. Namun, ia memastikan akan kembali melakukan tur setelah keadaan kembali normal.
(wk/wahy)