Pemerintah mengonfirmasi adanya tambahan 415 kasus positif COVID-19 dalam rentang 24 jam terakhir. Angka ini 2 kali lipat lebih banyak daripada tambahan kasus kemarin.
- Elvariza Opita
- Selasa, 28 April 2020 - 16:58 WIB
WowKeren - Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan. Dilansir dari situs covid19.go.id, hingga Selasa (28/4) hari ini, tercatat ada 9.511 orang yang sudah dikonfirmasi positif COVID-19.
Angka ini memang mengejutkan, namun penambahan kasusnya lah yang menyita perhatian. Sebab sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan pada Senin (27/4) kemarin dengan hanya bertambah 215 kasus, hari ini Indonesia mengonfirmasi tambahan 415 pasien atau bertambah 2 kali lipat dibanding kemarin.
Namun setidaknya ada "penawar" di balik peningkatan jumlah kasus positif tersebut. Sebab tercatat ada lonjakan pasien COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh, yakni mencapai 103 orang. Sedangkan jumlah kasus meninggalnya mengalami penurunan dari 22 menjadi 8 orang hari ini.
Dengan demikian, total ada 1.254 pasien COVID-19 yang sudah terkonfirmasi sembuh, atau sekitar 13,18 persen dari jumlah total kasus positif. Sedangkan sebanyak 8,13 persen atau 773 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona.
DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus positif terbanyak, yakni mencapai 3.869 atau sekitar 40,68 persen total kasus positif. Berada di urutan kedua adalah Jawa Barat dengan 951 kasus, Jawa Timur dengan 796 kasus, Jawa Tengah dengan 666 kasus, dan Sulawesi Selatan dengan 440 kasus.
Dari kelima besar daerah tersebut semuanya sudah dalam kondisi jumlah pasien sembuh lebih banyak daripada yang meninggal. Dengan rasio terbaik ada di Sulawesi Selatan kemudian diikuti Jawa Timur.
Di sisi lain pemerintah juga memperbarui data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasannya (PDP) secara nasional. Total jumlah PDP-nya adalah 20.428 orang, sedangkan ODP-nya mencapai 213.644 orang.
Angka ini memang tergolong besar dan seluruh masyarakat Indonesia, baik pemerintah maupun warga sipil, wajib bahu-membahu untuk bisa menyelesaikannya. Sebab baru-baru ini lembaga analisis di Singapura memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu negara yang bakal lebih lama mengakhiri pandemi Corona dibandingkan negara lain, yakni mencapai bulan September 2020 mendatang.
(wk/elva)