Pemkab Banyumas Imbau Salat di Rumah, Takmir Ancam Robohkan Masjid
Getty Images
Nasional

Belakangan media sosial dihebohkan dengan beredarnya surat Takmir di Banyumas yang mengancam akan merobohkan dan menghancurkan masjid terkait imbauan untuk salat di rumah.

WowKeren - Pandemi COVID-19 di Indonesia menimbulkan dampak di berbagai sektor kehidupan, salah satunya mengenai cara beribadah. Social distancing maupun physical distancing sebagai upaya menghentikan penyebarluasan virus Corona membuat ibadah berbagai agama sementara harus dilakukan dari rumah.

Termasuk umat muslim yang biasa menjalankan salat jemaah hingga 5 kali sehari di masjid. Memasuki bulan Ramadan, umat muslim pun diimbau untuk salat Tarawih di rumah. Kendati begitu, masyarakat tak semuanya mematuhi anjuran tersebut karena salat Tarawih yang hanya ada di bulan Ramadan dan biasa dilakukan secara berjemaah di masjid.

Seperti protes yang dilayangkan Takmir Masjid Almubarok, Banyumas. Baru-baru ini, surat Tamir Masjid Almubarok kepada Bupati Banyumas dan para pemegang jabatan pemerintahan beredar luas di media sosial.

Dalam surat tersebut, pihak Takmir Masjid Almubarok menyatakan akan membongkar dan merobohkan Masjid mereka karena masyarakat beribadah di rumah. Keberadaan Masjid Almubarok dianggap sia-sia karena tidak digunakan sebagaimana mestinya.


Photo-INFO

twitter.com/PolJokesID

Surat tersebut tampak ditandatangani oleh 4 orang yang terdiri dari ketua pelaksana, sekretaris, Imam Rowatib, dan Penasehat. Salah satu warganet yang mengaku tinggal di sekitar Masjid Almubarok mengklarifikasi bahwa surat tersebut hanya bentuk gertakan karena kekesalan pribadi pembuatnya, yakni sang Ketua Pelaksana.

"Alhamdulillah sudah klir mengenai surat tsb. diklarifikasi dari sdr fuad/ widi sebagai penulis surat tsb.bahwasannya itu surat hanya bahasa kiasan atau gertakan kepada masyarakat setempat sbg bentuk kekesalan atas perlakuan yg kurang mengenakan kepada widi (menurut dia)," komentar akun @zackteddy.

"Karena dia (widi) dianggap nyleneh atau beda faham dengan lingkungan di sekitar masjid Al mubaroq dengan adanya berita yg menyinggung tanah wakaf segala," imbuh Teddy. "Sudah ga ada masalah,dan masjid tetap berdiri tdk ada perobohan atau pembongkaran.

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait