Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, Edy menyuruh pasien positif corona untuk melakukan push up demi membuktikan keadaan mereka baik.
- Nidya Putri
- Rabu, 06 Mei 2020 - 09:11 WIB
WowKeren - Nama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memang kerap menjadi sorotan. Kali ini, Edy kembali menjadi sorotan usai meminta salah satu pasien yang terinfeksi virus corona melakukan push up untuk memastikan kondisinya baik-baik saja.
Kejadian tersebut bermula dari kunjungan Edy ke Rumah Sakit Martha Friska, Medan, Sumut, Selasa (5/5) kemarin. Ia ingin meninjau kondisi kesehatan pasien serta keadaan para perawat.
"Saya ke sini mau lihat semuanya. Berarti kalian (tenaga kesehatan) melaksanakan tugas dengan baik," ujar Edy, Selasa (5/5). "Saya sempat berfikir negatif, tetapi setelah saya lihat semua oke."
Meski begitu, Edy tidak diperkenankan melihat langsung para pasien demi mencegah penularan virus corona, jadi ia hanya memantau melalui rekaman cctv dan menelpon beberapa pasien. Salah satu pasien yang diminta unruk melakukan push up adalah Ory Kurniawan yang merupakan ajudan Wagub Sumut Musa Rajeshah.
Perlu diketahui, Ory sempat dinyatakan sembuh dari corona pada Senin (6/4) lalu. Namun pada Senin (4/5) ia kembali dinyatakan positif dan diisolasi di RS Martha Friska Medan.
Lebih lanjut, Edy yang berbincang dengan Ory via telepon pun memintanya untuk melakukan push up untuk memastikan kondisinya baik-baik saja meski positif mengidap virus corona. "Loncat-loncat kau di situ. Coba kau push up, bisa nggak, berapa kali kau bisa," ujar Edy yang diikuti dengan aksi push up Ory. "Push up kau dulu, letakkan hp dan headset, coba push up."
Tentunya, kabar terkait Gubernur Edy yang menyuruh pasien positif corona untuk melakukan push up untuk menunjukkan keadaannya baik menjadi bahan perbincangan di media sosial. Tak sedikit dari warganet yang merasa heran dengan sikap sang gubernur hingga ada yang memberi sindiran dan kritikan.
"Dirawat biar sembuh, malah disuruh wajib militer," ujar @mu****ai. "Ini para PDP mw dibawa agresi militer ap gimana?" heran @r*****ma__. "Gak sekalian disuruh ikut seleksi masuk tim psms?" sindir @j****ra.
"Gak semua urusan selesai lewat push up jendral," komentar @gu****ngg_. "Gasekalian disuruh push rank aja biar asik," celetuk @da*******nat. "Untung ngga disuruh kayang juga yaa," imbuh @De*****li_.
Meski menuai banyak kritikan dan sindiran, namun masih ada yang tak mempermasalahkan cara Edy yang "tak wajar" tersebut. "Lah emang pasien corona mesti sekarat?? Wkwkwk lucu biawak," kata @da******snah_. "pak edy cuman ngejokes, dan netizen ke trigger," sahut @Fa*****ldi.
(wk/nidy)