Viral Surat Sehat Bebas Covid-19 Dijual Online, Khofifah Minta Polisi Segera Usut
Biro Humas Jatim
Nasional

Pemprov Jawa Timur yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa selaku gubernur, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas soal rumor jual beli surat keterangan sehat Covid-19 yang tersebar luas di platform e-commerce.

WowKeren - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono mengungkapkan adanya rumor jual beli surat keterangan sehat Covid-19. Hal ini semakin mempersulit petugas di lapangan untuk melakukan skrining kepada para calon penumpang tranportasi umum. Ia mengatakan informasi tersebut telah disampaikan ke Dirjen Perjuangan Darat saat melakukan teleconference agar bisa dilakukan tindak lanjut.

"Informasi itu pun kami sampaikan kepada Pak Dirjen. Adanya bahwa rumor surat keterangan sehat diperjualbelikan. Inilah membuat aparat, kita di daerah semakin sulit melakukan pengendalian karena kondisinya jadi bias di lapangan. Mempersulit teman-teman aparat kita melakukan pemeriksaan," terang Nyono, mengutip Kumparan, Jumat (15/5).

Siapa sangka jika jual beli surat keterangan sehat itu bahkan sempat dijual di platform belanja online atau e-commerce. Dalam situs belanja online itu, jasa tersebut diberi nama "Surat Sehat Bebas COVID" disertai contoh bentuk surat seharga Rp 70 ribu. Surat tersebut mencatut logo dan stempel Rumah Sakit Mitra Keluarga, Serpong, Jakarta.

Viral Surat Sehat Bebas Covid-19 Dijual Online, Khofifah Minta Polisi Segera Usut

Sumber: Istimewa

Informasi ini turut menjadi perhatian Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia langsung meminta pihak kepolisian menyelidiki kasus tersebut. Dikhawatirkan ada warga Jawa Timur yang menggunakan surat palsu semacam ini.


"Itu rumor, kita minta Pak Kapolri menugaskan timnya. Supaya rumor ini benar apa tidak, hoaks apa tidak supaya clear. Saya (juga) sudah minta tolong ke Pak Kapolda untuk memberikan, memverifikasi benar atau tidaknya (jual beli surat sehat)," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/5).

Namun, kini dikabarkan jika penjualan surat bebas COVID-19 tersebut sudah tidak ditemukan. Perusahaan e-commerce itu sendiri diketahui sudah menarik iklan yang menjual surat keterangan sehat bebas Covid-19 yang muncul di platform tersebut.

"Aksi proaktif terus kami lakukan untuk menjaga aktivitas dalam platform tetap sesuai dengan hukum yang berlaku, dan kami tidak pernah mendukung praktik tidak bertanggung jawab seperti ini," kata External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya dilansir dari Tempo.co.

Sementara itu, RS Mitra Keluarga menegaskan bahwa iklan surat tersebut telah menyalahgunakan nama dan logo rumah sakit tersebut. Mereka menyatakan tidak pernah bekerja sama dengan pihak-pihak yang memperjualbelikan surat bebas Covid-19.

"Mitra Keluarga akan menempuh jalur hukum jika masih ada pihak yang mengatasnamakan dan atau menggunakan atribut Mitra Keluarga, termasuk kop surat Mitra Keluarga tanpa seizin kami," tulis mereka dalam keterangan resmi.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait