Kasus Corona Terkendali, Ulama Aceh Izinkan Warga Gelar Salat Id Berjamaah Di Masjid
Nasional

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) memberi izin warga untuk melakukan salat Id di masjid secara berjamah. Mengingat kasus corona di wilayah tersebut dinilai masih terkendali.

WowKeren - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengizinkan warga menggelar salat Idul Fitri (Id) 1 Syawal 1441 Hijriah secara berjamaah, baik di masjid maupun di tempat-tempat terbuka seperti di lapangan. Pasalnya hingga saat ini pihaknya belum memberlakukan imbauan Kementerian Agama soal ibadah salat Idul Fitri di rumah karena kondisi Aceh masih dianggap terkendali dari virus corona.

Bahkan Tausiah MPU Aceh nomor 5 Tahun 2020 terkait ibadah di bulan Ramadan juga masih berlaku. Meski begitu, tausiah itu juga tidak melarang warga yang ingin beribadah salat Id di rumah. "MPU masih berpegang pada tausiah tersebut, karena kondisi Aceh tidak berubah seperti awal, masih terkendali," kata Faisal Ali saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).

Menurut Faisal, keputusan tersebut sama sekali tidak bertentangan dengan imbauan dari Kemenag. Tentunya dengan catatan warga tetap diminta mentaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


"Kalau Kemenag mengimbau hal demikian, berarti itu dikhususkan bagi daerah yang memang parah terkena Covid-19 dan yang sudah terapkan PSBB," ungkap Faisal. "Pelaksanaan salat Idul Fitri boleh, tapi jangan mengabaikan protokol kesehatan, harus pakai masker."

Namun di sisi lain, MPU Aceh tidak merekomendasikan warga untuk melakukan takbir keliling. "Takbir keliling, kami tidak merekomendasikan. Kalau takbir di masjid itu silakan dengan tidak pawai keliling," tutur Faisal.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya bahwa Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi telah menyarankan agar umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing karena pandemi virus corona.

"Boleh tidak salat, karena hukumnya sunah. Tapi Menag menyarankan untuk tetap salat di rumah, karena hukumnya sunah muakkadah, sangat dianjurkan," kata Fachrul. Mantan wakil Panglima TNI itu mengatakan salat Id di rumah seperti salat dua rakaat biasa. Ia pun mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah meninggalkan salat Id.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait