BREAKING: Kasus Positif COVID-19 Capai 20.796, Pasien Sembuh Tembus 5 Ribu Orang
Reuters/B. Tessier
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Melalui situs covid19.go.id, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melaporkan adanya 634 kasus positif baru pada Jumat (22/5) hari ini. Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 mencapai 20.796 orang.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan perkembangan virus corona (COVID-19) di Tanah Air. Melalui situs covid19.go.id, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melaporkan adanya 634 kasus positif baru pada Jumat (22/5) hari ini.

Dengan demikian, jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai 20.796 orang. 14.413 pasien di antaranya, atau 69,3 persen dari jumlah keseluruhan, tengah berada dalam perawatan.

Kemudian, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh pada hari bertambah 219 orang. Dengan demikian, pasien COVID-19 yang sembuh di Indonesia telah menembus angka 5 ribu orang, tepatnya 5.057 pasien.

Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia pada hari ini bertambah 48 orang. Dengan demikian, jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.326 orang atau sebanyak 6,4 persen dari jumlah keseluruhan.

corona

covid19.go.id


Sebelumnya, Indonesia baru saja melaporkan rekor tambahan kasus baru tertinggi dalam sehari pada Kamis (21/5) kemarin. Pemerintah Indonesia melaporkan tambahan 973 kasus positif COVID-19 kemarin.

Dari 973 kasus baru tersebut, 502 di antaranya terjadi di Jawa Timur. Sedangkan dari 502 kasus COVID- 19 baru di Jatim tersebut, 311 pasien berasal dari Surabaya, 57 pasien berasal dari Sidoarjo, dan 27 orang berasal dari Gresik.

Adapun penambahan signifikan kasus corona di Jatim tak lepas dari kegiatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi udara. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi.

Ia mengatakan di Bandara Internasional Juanda misalnya, grafik mobilitas kian meningkat dari hari ke hari. Tak hanya yang masuk ke Jatim namun juga yang keluar. Bahkan setiap harinya bisa lebih dari seribu penumpang.

"Per hari bisa 1.400-1.500 penumpang," kata Joni di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (21/5). "Walaupun sudah dilakukan screening, tapi ini juga bagian dari faktor yang bisa menaikkan jumlah kasus COVID-19 di Jatim."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts