Identitas Akun Gosip Yang Dipolisikan Syahrini Terkuak, Reaksi Adik Mengejutkan
Selebriti
Skandal Video Syur Syahrini

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengungkap pihak yang dilaporkan Syahrini terkait tudingan menyebar isu pornografi dan mencemarkan nama baik. Disisi lain, adik Syahrini ikut pula mengomentari pelaporan itu.

WowKeren - Syahrini awalnya enggan menanggapi beragam rumor miring yang beredar. Namun lantaran menjadi-jadi, Syahrini yang diterpa isu video syur itu memilih bertindak tegas.

Syahrini resmi melapor ke Polda Metro Jaya. Dalam dokumen yang beredar via akun gosip, pihak Syahrini melapor pada 12 Mei.


Sang adik, Aisyahrani, dan sekretaris Syahrini, Itha alias Rhein, bertindak sebagai saksi dalam kasus dugaan pornografi dan pencemaran nama baik itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkap kalau sosok yang melapor adalah DS. Menurut Yusri, DS mempolisikan akun @danunyinyir99 karena diduga telah mengunggah dan menyebarkan video syur diduga mirip Syahrini di Instagram.

Laporan tersebut dibuatnya pada tanggal 12 Mei 2020. DS melaporkan akun gosip tersebut atas dasar pasal 27 jo pasal 45 UU ITE dan Pasal 4 UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"Jadi pelapor berinisial DS ini membuat laporan ke Polda Metro Jaya," seru Yusri dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/5). "Nah laporan DS ini berisikan tentang kliennya S (Syahrini) diduga namanya dicemarkan terhadap konten pornografi di media sosial."

"Krimsus Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seseorang di sekitar Jawa Timur inisial IDM pemilik buku rekening dan MS sebagai pemilik akun @danunyinyir99 diamankan di kediamannya Kediri, Jawa Timur. Sudah kami bawa kesini dan sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman oleh tim Krimsus Polda Metro Jaya," terang Yusri

Sementara itu, adik Syahrini, Aisyahrani, sempat mengiyakan soal laporan tersebut. Namun Aisyahrani tak mau banyak bicara dan menyerahkan masalah itu pada polisi.

"Oh iya, betul. Kita sudah buat laporan kepolisian," kata Aisyahrani. "Langsung tanya ke Kabid Humas Polda Metro Jaya aja ya. Aku enggak mau bicara."

Awalnya, Aisyahrani memilih istigfar menanggapi rumor yang menimpa Syahrini. Ia belajar dari Syahrini dan sang ibunda yang sabar menghadapi beragam masalah.

"Mungkin aku bukan yang dulu, yang apa-apa aku tanggapi, reaktif, langsung bereaksi, langsung mengcounter," kata Aisyahrani. "Setelah bertambahnya umur, anak-anak tambah besar, petuah-petuah dari mama. (Beliau bilang) 'Nggak ada gunanya Rani marah-marah gitu'. Belajar istigfar karena semuanya enggak benar, semuanya hoaks. Jadi aku untuk apa menanggapi hoaks itu. Dari dulu juga Syahrini tidak pernah menanggapi hal-hal kayak gini, tidak mau dia berkomentar untuk hal-hal yang nggak penting buat hidup dia."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts