Insiden ini membuat kaca jendela rumah Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat tersebut pecah akibat serpihan ledakan granat. Menurutnya, ia dan keluarganya masih tidur kala insiden terjadi.
- Bertilia Puteri
- Senin, 08 Juni 2020 - 14:50 WIB
WowKeren - Kediaman Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat, Ahmad Yani, dilempari granat oleh orang tak dikenal pada Senin (8/6) pagi ini. Kediaman Ahmad Yani sendiri terletak di Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat.
Insiden ini membuat kaca jendela rumah Ahmad Yani dan juga tetangganya pecah akibat serpihan ledakan granat. Menurut Ahmad Yani, ia dan keluarganya masih tidur kala insiden terjadi.
Mereka lantas dikejutkan oleh ledakan keras dari luar rumah. Kala diperiksa, terdapat bekas ledakan granat di samping rumah Ahmad Yani.
"Kita terkejut dengan suara yang cukup besar, semua tetangga pun keluar semua," ungkap Ahmad Yani dilansir CNN Indonesia. "Kaca-kaca pecah semua dan ada lubang bekas granat di tanah."
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Titik ledakan granat tersebut berada jauh dari lokasi Ahmad Yani dan keluarganya berada saat itu. Pihak kepolisian pun mengidentifikasi hanya ada satu granat yang dilemparkan.
"Sudah diidentifikasi tadi oleh pihak polisi dan itu granat, Alhamdulillah tidak ada korban luka-luka," jelas politisi Gerindra tersebut. "Hanya serpihan saja yang mengenai tetangga dan rumah saya."
Lebih lanjut, Ahmad Yani sendiri mengaku dirinya tidak memiliki musuh secara pribadi. Ia mengaku selama ini hanya menjalankan tugas seperti biasa di lembaga legislatif.
"Secara jabatan saya tidak tahu, selama ini saya sebagai Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat, saya hanya menjalankan tugas apa adanya," terang Ahmad Yani. "Mungkin ada yang tidak senang, tapi saya serahkan untuk diusut pihak kepolisian."
Di sisi lain, Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito menyatakan bahwa pihaknya masih mengidentifikasi insiden pelemparan granat tersebut. Pihak kepolisian kini masih menduga bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan sepeda motor.
"Informasi awal, korban setelah mendengar suara ledakan, ada suara sepeda motor di depan rumahnya dan langsung pergi," pungkas Agus. "Ini kita masih selidiki."
(wk/Bert)