Jatim sendiri melaporkan tambahan 292 kasus COVID-19 baru pada Senin (15/6) dan kembali menjadi provinsi dengan tambahan kasus COVID-19 tertinggi dalam 24 jam terakhir.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 16 Juni 2020 - 14:07 WIB
WowKeren - Jumlah kasus COVID-19 di Jawa Timur terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Per Senin (15/6) kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur melaporkan total 8.053 pasien virus corona di provinsi tersebut.
Jatim sendiri melaporkan tambahan 292 kasus COVID-19 baru pada Senin (15/6). Dengan demikian, Jatim kembali menjadi provinsi dengan tambahan kasus COVID-19 tertinggi dalam 24 jam terakhir kemarin.
Dari 292 kasus baru di Jatim tersebut, 109 pasien berasal dari Kota Surabaya. Kemudian 41 kasus dari Tulungagung, 38 kasus dari Gresik, 29 kasus dari Pasuruan, 27 kasus dari Sidoarjo, 12 kasus dari Jombang, 11 kasus dari Bangkalan, 9 kasus dari Mojokerto, 7 kasus dari Bojonegoro, 3 kasus dari Jember dan juga Lamongan, serta 2 kasus dari Kota Malang.
Adapun wilayah Pamekasan, Lumajang, Kota Pasuruan, Kabupaten Madiun, dan Pacitan masing-masing melaporkan 1 kasus baru pada Senin kemarin. Meningkatnya kasus positif COVID-19 ini lantas ditanggapi oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur, Joni Wahyudi.
Joni yang juga merupakan Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya menilai bahwa peningkatan kasus positif bukan masalah. Ia menjelaskan bahwa peningkatan kasus positif menunjukkan bahwa para penderita COVID-19 terus terdeteksi, dengan demikian penanganan juga dapat dilakukan dengan tepat.
"Tidak masalah angka positif COVID-19 di Jawa Timur tinggi," ujar Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Senin (15/6) malam. "Kami justru terus mencari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, khususnya kelompok orang tanpa gejala, untuk memutus rantai penyebaran COVID- 19 di Jawa Timur."
Gugus Tugas sendiri disebut akan terus melakukan pelacakan dan juga tes massal untuk mencari pasien COVID-19 di 38 kabupaten dan kota di Jatim. Hal tersebut akan terus dilakukan hingga kasus COVID- 19 di Jatim menurun.
"Warga yang positif akan dilakukan perawatan," pungkas Joni. "Karena itu tidak masalah jika angka Covid-19 di Jawa Timur terus naik."
Sementara itu, total jumlah pasien COVID-19 di Jatim yang dinyatakan sembuh hingga kini telah mencapai 2.317 orang. Sedangkan pasien COVID-19 di Jatim yang dilaporkan meningga mencapai 638 orang.
(wk/Bert)