BREAKING: Pasien Corona Naik 1.607 Orang, 7 Provinsi Laporkan Tak Ada Tambahan Kasus Positif Baru
Reuters
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pasien positif terjangkit virus corona atau COVID-19 di Indonesia kembali bertambah mencapai 1.607 orang. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pun mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali melaporkan perkembangan kasus COVID-19 di Tanah Air. Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menyampaikan adanya kenaikan 1607 kasus positif baru pada hari ini, Minggu (5/7), sehingga totalnya mencapai 63.749 pasien.

"Hari ini kami melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 21.054 spesimen, sehingga total yang telah kami periksa sampai 915.482 spesimen," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta. "Dari pemeriksaan ini kita dapatkan hasil positif sebanyak 1.607 orang, sehingga total kasus positif akumulatif sampai dengan saat ini adalah 63.749 orang."


Photo-INFO

Twitter/BNPB

Sementara itu, provinsi yang menjadi penyumbang tertinggi kasus baru positif COVID-19 masih dipegang oleh Jawa Timur, disusul oleh DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Namun Yuri mengungkapkan bahwa sudah ada 7 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif COVID-19 baru.

"Kita lihat beberapa provinsi yang hari ini melaporkan penambahan kasus cukup tinggi yang pertama adalah Jawa Timur, menambahkan kasus positif baru terkonfirmasi sebanyak 552 kasus baru, dan juga melaporkan ada 154 orang yang sembuh. Kemudian DKI Jakarta melaporkan kasus positif yang baru adalah 257 kasus dengan kasus sembuh sebanyak 286 orang," papar Yuri. "Ada 7 provinsi yang hari ini melaporkan tidak ada penambahan kasus baru sama sekali, di antaranya adalah Aceh, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Malu Utara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo."

Photo-INFO

Twitter/BNPB

Selain itu, Yuri juga menyebutkan bahwa ada kenaikan pasien sembuh yang cukup signifikan, yakni 886 orang sehingga totalnya mencapai 29.105 pasien sembuh. Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah 82 orang, sehingga totalnya mencapai 3.171 orang.

"Pasien sembuh naik 886 pasien, sehingga totalnya menjadi 29.105 sembuh. Angka sembuh secara total memang kita berada 45,42 persen. Jika kita melihat rata-rata global memang masih di bawah karena kini dilaporkan 56,71 persen," jelas Yuri. "Tetapi jika keseluruhan sudah ada 11 provinsi memiliki angka kesembuhan di atas 75 persen, artinya memang sudah banyak yang menjadi sembuh. Sedangkan kasus meninggal yang kita dapat hari ini ada 82 orang, sehingga totalnya mencapai 3.171 orang. Kalau kita lihat angka kematian secara nasional kita berada pada angka 5 persen, ini juga relatif lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata dunia yang kini mencapai 4,72 persen."

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts