Seorang karyawati berusia 26 tahun menjadi pelaku tabrakan maut di daerah Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (15/7) malam. Akibat kecelakaan tersebut, 2 pengemudi motor tewas di tempat dan 1 luka-luka.
- Marina Larasati
- Kamis, 16 Juli 2020 - 15:20 WIB
WowKeren - Sebuah kecelakaan maut telah terjadi di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur sekitar pukul 23.45 WIB. Diketahui pelakunya adalah seorang karyawati bernama Anjani Rahma Pramesti (AJP) berusia 26 tahun. Kecelakaan yang terjadi pada Rabu (15/7) malam itu langsung menewaskan 2 orang pengendara motor dan 1 korban lain terluka.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP, Agus Suparyanto mengatakan, AJP saat ini berada di Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur. Pihaknya masih menunggu kondisi AJP membaik untuk selanjutnya dimintai keterangan. Diakui Agus, AJP saat ini dalam kondisi yang syok.
"Kami masih menunggu pihak keluarga yang datang ke sini. Ini mau saya periksa, tapi belum siap karena mbaknya ini masih trauma belum bisa diajak komunikasi," kata Agus dilansir dari Liputan6.com, Kamis (16/7). "Tidak ada luka, cuma syok saja."
Agus mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah AJP mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh minuman keras atau tidak, sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dikatakan Agus, hal itu merupakan kewenangan dokter. "Saya belum tahu karena belum bawa ke dokter. Dan belum ada tes," ucap Agus.
Menurut keterangan sementara, sebelum peristiwa kecelakaan, pengemudi mobil mengaku kelelahan setelah mencari-mencari toko percetakan. Sebab, rencananya akan memaparkan pekerjaan pada hari ini. Keterangan itu diperoleh polisi dari teman AJP yang menjenguknya di Satlantas Polres Jakarta Timur.
"Dugaannya lelah atau ngantuk, katanya beberapa hari ini dikejar deadline. Kemarin mencari toko percetakan yang buka 24 jam buat cetak bahan paparan yang harus dibawa ke kantor," imbuh Agus.
Dijelaskan Agus, pengemudi menabrak pengendara motor yang tengah berboncengan ketika melewati jalan layang Jatinegara. Kedua korban yakni Dadan Sujana dan Doni Sanjaya meninggal dunia. "Pengemudi bersama penumpang terjatuh terpental di badan jalan hingga meninggal dunia," ujarnya.
Saat itu, AJP bukanya menolong korban malah kabur meninggalkannya. AJP kembali menubruk kendaraan lain.
"Kira-kira 500 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang pertama, pengemudi kembali oleng ke kiri sehingga nabrak orang yang sedang mendorong motor. Korbannya Novan Bawono mengalami luka-luka," kata Agus.
Dalam pernyataan Agus, korban Novan mengalami luka yang cukup parah meski tidak bernasib nahas seperti dua korban yang tewas. "Korban Novan mengalami robek pada dahi robek, muka beset, pinggang kanan beset, tangan kanan patah di rawat di RS Premier Jatinegara," tandas Agus.
(wk/lara)